Kucuran Dananya Hanya seperti Menetes

0
806
JALAN LAYANG: Pembangunan jalan layang di Batam, salah satu yang dibiayai APBN. F-istimewa

Pusat Ngaku Komit Bangun Sektor Perhubungan di Kepri 

Pemerintah pusat memang sedang memberi perhatian ke Kepri. Program prioritas pun banyak dibangun di Kepri. Pemprov sendiri membenahi infrastruktur perhubungan saat ini dan butuh kucuran APBN

Dompak – Pemerintah pusat mengaku komitmen ingin membangun Kepri. Apalagi, ini masuk dalam Nawacita Jokowi-JK dalam membangun tol laut sehingga bisa mengembalikan kejayaan maritim Indonesia di mata dunia.
Meski pusat sudah komitmen untuk membantu, tapi kucuran dananya kecil dan menetes.

”Jalur perhubungan memang jadi prioritas. Komitmen pemerintah sudah ke arah itu. Cuma kucuran dananya, kecil dan menetes,” kata Arif, Rabu (22/3).

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah yang berharap keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung kegiatan strategis  nasional di Kepri diikuti dengan keseriusan kucuran dana.

Saat ini ada tiga proyek strategis nasional dan 71 kegiatan strategis nasional di Kepri yang dalam RPJMN 2015-2019.

Baca Juga :  Dubes AS Nyelam di Alif Stone

”Apa yang sudah diprogramkan bisa diimplementasikan,” kata Arif usai menghadiri Rapat Persiapan Rapat Terbatas (Pra-Ratas) yang digelar oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Rabu (22/3).

Menurut Arif, pihaknya memang terus memacu pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kepri. Dukungan APBN sangat diperlukan. Infrastruktur yang mendukung, akan memicu meningkatnya investasi.

Dijelaskannya, Kepri merupakan daerah yang memiliki letak yang strategis. Banyak potensi yang bisa dibangun dan dikembangkan.

Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sangat dibutuhkan. Untuk Kepri sendiri terdapat 3 proyek yang terdaftar pada lampiran Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional antara lain:

1. Proyek Pembangunan Infrastrukur Jalan Tol (Jalan Tol Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim sepanjang 25 km).
2. Proyek Pembangunan Kilang Minyak (Up grading kilang-kilang eksisting (RDMP)} lalu 3. Proyek Bendungan Muara Sei Gong Galang, Batam.

Baca Juga :  Upacara 17 Agustus di Proyek Gurindam 12

Selain Program Strategis Nasional (PSN), Arif juga menjelaskan terkait konsep dualtrack pembangunan Kepri yakni BBK (Batam Bintan Karimun) dan NAL (Natuna Anambas Lingga).

Semuanya dengan konsep pembangunan berbasis potensi kawasan masing-masing. Untuk itu perlu dukungan infrastruktur yang memadai guna mengembangkan kawasan tersebut menjadi kawasan yang maju dan berdaya saing tinggi.

Rapat itu dipimpin Deputi Bidang Kemaritiman Sekretariat Kabinet Satya Bhakti Parikesit. Sejumlah Kementerian Lembaga ikut hadir dalam pertemuan itu.

Dari Kepri, hadir Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala Bappeda Naharuddin, Kadis Perhubungan Kolonel Jumhur Ismail, Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan dan Karo Administrasi Pembangunan Aries Fariandi.

Dalam kesempatan itu Naharuddin menambahkan, pembangunan perhubungan di Kepri tidak hanya untuk konektivitas.

Tapi ada pendekatan keamanan untuk keutuhan NKRI. Kawasan utara Kepri, tepatnya Natuna dan Anambas berbatasan langsung dengan sejumlah negara.
Satya Bhakti menyampaikan ada kriteria yang nantinya disampaikan saat Ratas. Kriteria itu antara lain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat kemiskinan, mengurangi tingkat ketimpangan dan menunjang sektor unggulan.

Baca Juga :  Pedagang Sepakati Harga Daging Rp155 Ribu

Di samping itu juga dilaporkan perkembangan terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pelaksanaannya daerah.
Salah satu bentuk perhatian pusat di Kepri adalah program tujuh kementerian dalam pembangunan daerah perbatasan negara tahun 2017 sebesar Rp 1,6 triliun untuk Kepri.

Rinciannya Rp 470,6 miliar untuk Kabupaten Natuna, Rp 296,6 miliar untuk Batam, Rp 158,8 miliar untuk Kabupaten Bintan, Rp 168,1 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas dan Rp 162,6 miliar untuk Kabupaten Karimun.(Martunas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here