Lagi, Gas Elpiji Bersubsidi Langka di Bintan Timur

0
123
SETIA Kurniawan dari Satgas Pangan Bintan mengecek penjualan gas bersubsidi, baru-baru ini.

KIJANG – Ketersediaan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (melon) langka di pasaran Bintan Timur. Warga kesulitan membeli gas tersebut, karena stok habis di pangkalan.

Ari, warga Bintan Timur mengeluh akibat kelangkaan gas elpiji melon tersebut. Ia pun harus keliling jauh mencari gas tersebut. Itu pun belum tentu dapat.

”Agak susah sekarang bang, tak tahu kenapa, udah beberapa hari ini lah begitu. Kalau bisa ditambah lagi pasokannya, biar tak susah begini,” ujar Ari warga Seilekop Km 18, Bintan Timur, kemarin.

Baca Juga :  Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

Pandi, Koordinator Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) meminta pihak terkait khususnya Pertamina turun ke lapangan, dan melakukan distribusi tambahan terkait kelangkaan gas elpiji subsidi ini.

”Pertamina harus turun lakukan operasi pasar. Jangan sampai keadaan seperti ini berlangsung lama, apalagi kini masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan kepada Satgas Migas dan Pangan Bintan untuk mendesak Pertamina agar menambah pasokan, untuk mengurangi kelangkaan elpiji 3 kilogram ini.

Terpisah, Setia Kurniawan Tim Satgas Migas Bintan yang dihubungi menyampaikan, pihaknya sudah memantau kondisi kelangkaan elpiji subsidi tersebut.

Baca Juga :  Bupati Pecat ASN yang Korupsi

”Kami juga sudah meminta kepada Pertamina untuk melakukan operasi pasar (OP) segera mungkin. Kami siap melakukan pengawasan dan distribusinya,” katanya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here