Layanan Elektronik Lampaui Permintaan KPK

0
638
Asman Abnur

Hari Ini, MenpanRB Launching KIIS

DOMPAK – Jika tidak ada halangan, Rabu (3/12) hari ini, Menteri Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur akan meresmikan aplikasi perangkat teknologi informasi online ‘Kepri Integrated Information System’ (KIIS) di Kantor Gubernur Kepri di Dompak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Kepri, Guntur Sakti mengatakan, MenpanRB akan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, pagi ini dan langsung berangkat ke Dompak.

Di Dompak, menteri bukan sekedar meresmikan saja, namun menteri juga akan menguji coba sejumlah layanan berbasis aplikasi milik sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri yang terintegrasi di KIIS tersebut.

Karena itu, sebelum ujicoba dilakukan menteri, pihak Dishubkominfo sudah mempersiapkan segala sesuatu di Aula Wan Sribeni Kantor Gubernur di Dompak.

Baca Juga :  Bintan Brzee Beach, Panorama Indah Tarif Bunga Low Murah

Dalam acara launching itu nanti, sekitar 20 OPD di lingkungan Pemprov Kepri akan membuka stan.

Guntur menjelaskan, selama ini OPD Pemprov Kepri sudah memiliki layanan secara elektronik. Hanya saja, mereka buka sendiri-sendiri dan tidak terintergasi dengan OPD lainnya.

”Kalau istilah saya, masing-masing OPD buka lapak sendiri. Sementara KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) meminta agar layanan secara elektronik terintegrasi sama dengan lainnya terutama bagian keuangan dan perencanaan,” ujar Guntur via ponselnya, Selasa (2/1) sore.

KPK berharap uang negara yang digunakan untuk membangun program provinsi bisa diketahui masyarakat umum secara transparan. Itu dulu yang terpenting.

Ia menambahkan, sebagian layanan elektronik OPD Pemprov Kepri masih berbasis website. Diharapkan, dengan terintegrasinya layanan elektronik nanti, masyarakat sudah bisa membuka masing-masing aplikasi itu di gadget masing-masing.

Baca Juga :  Assesment Polri Penentu Pejabat BP

Saat ini, baru 10 OPD yang terintegrasi dengan KIIS tersebut. Soal nama aplikasinya apa saja, Guntur akan membeberkannya saat peresmian hari ini. Diharapkan, masyarakat sudah bisa duduk santai sambil melihat apa saja yang direncanakan provinsi melalui aplikasi itu.

Contohnya, aplikasi Cek Dare milik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov Kepri yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu, bisa dimanfaatkan untuk mengadu kasus kekerasan pada anak atau istri melalui smartphone.

Dari 10 OPD yang tergabung di KIIS ini, sebagian sudah bergabung dengan server Diskominfo. ”Sambil pemutakhiran nanti, semua akan gabung dengan kita. Kami sendiri sudah pengadaan server. Jadi tidak numpang di server lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Lukita Ingin FTZ BBK Terhubung

Beberapa OPD yang sudah bergabung dengan KIIS ini adalah, Bappeda, Dispenda, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, ULP, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Perizinan dan lainnya.

Dijelaskannya, layanan secara elektronik ini akan terus dikembangkan di lingkungan Pemprov Kepri. Sehingga ke depan, semua OPD sudah ada aplikasi sendiri dalam memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan layanan lainnya.

Adapun aplikasi yang akan diluncurkan nanti adalah, Kepri Informasi Security (KeRIS), Kepri Digital Gateway, Kepri Working Space, KIIS, Kepri CyberSystem, Pakdin Asikk, Kepri Digital Exhibition (KDE), Kepri Smart Conference serta aplikasi Cek Dare. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here