Layanan PTSP Sangat Prima

0
467
WALIKOTA Batam HM Rudi menerima penghargaan dari MenpanRB Syafruddin di Jakarta, Selasa (27/11) kemarin. F-istimewa/humas pemko batam

Wako Terima Penghargaan dari MenpanRB

Layanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam dinilai sangat baik. Sehingga masuk dalam kategori pelayanan prima.

BATAM – SEBAGAI bentuk apresiasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyerahkan apresiasi kepada 16 unit pelayanan publik kategori pelayanan prima, satu diantara Walikota Batam, HM Rudi.

Rudi yang menerima penghargaan itu di Jakarta, Selasa (27/11), mengungkapkan jika DPMPTSP Batam yang terbaik, melalui pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP). ”Kita mendapatkan nilai A Plus dan pelayanan terus kita benahi. Seperti kantin yang masih harus dilengkapi,” kata Rudi.

Rudi mengatakan bahwa MPP Kota Batam memang sudah sangat banyak dikunjungi pemerintah daerah dari luar Batam. Namun pelayanan harus terus dibenahi, sehinga semakin prima. ”Tidak boleh cepat puas. Harus ada inovasi-inovasi untuk meningkatkan pelayanan,” imbau Rudi.

Baca Juga :  Organda Persilahkan Dishub Tertibkan Angkot Tua

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengataka, pihaknya mengevaluasi 681 unit pelayanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Diperoleh nilai indeks rata-rata unit penyelenggara pelayanan publik adalah 3,08. ”Rinciannya, pelayanan publik total keseluruhan nilai indeks rata-rata provinsi 3,00 dan kabupaten/kota 3,17,” katanya menjelaskan lebih rinci.

Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB No. 176 Tahun 2018 tentang Penetapan Kementerian/Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik sebagai Lokasi Evaluasi Pelayanan Publik, evaluasi pelayanan publik tahun 2018 ini dilakukan pada unit penyelenggara pelayanan publik. Evaluasi dilakukan di 34 provinsi dan 208 di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga :  Rute Korsel-Batam Mesti Dipermanenkan

Menurut Menteri PAN RB, Syafruddin, evaluasi telah dilakukan mulai bulan Mei sampai dengan Oktober 2018. Evaluasi bukan untuk menentukan benar atau salah, bukan pula untuk menumbuhkan kompetisi yang menggradasi kualitas pelayanan publik.

”Evaluasi dimaksudkan untuk memberikan asistensi bagi kekurangan sehingga bisa diperbaiki. Serta mendorong terwujudnya clean and good governance dan lebih mendorong bagaimana pelayanan itu bermanfaat langsung bagi rakyat,” bebernya.

Diakuinya, bagi mereka yang sudah memperoleh nilai yang baik, sebaiknya tidak terlena dan berpuas diri, karena sifat pelayanan publik yang selalu dinamis mengikuti kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  ATB Ulas Inovasi Kehilangan Air

Sedangkan bagi mereka yang belum memperoleh nilai yang memuaskan, diminta dapat terus berbenah dan belajar dari wilayah lainnya.

”Bagi penerima penghargaan jangan berhenti. Namun terus kembangkan dan perluas pelayanan publik agar dapat bermanfaat langsung untuk seluruh masyarakat bukan komunitas tertentu saja,” ujarnya.

Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam di Batamcenter kini memilik 433 pelayanan perizinan maupun non perizinan.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here