Lelang Proyek Rp237 Miliar Selesai

0
627
SEJUMLAH pekerja saat membangun jalan di Dompak dengan kerangka besi agar lebih kuat, belum lama ini yang dibangun dengan APBD Pemprov Kepri.f-martunas/tanjungpinang pos

Dari sekitar Rp 510 miliar APBD Kepri yang dialokasikan untuk pembangunan fisik, sekitar Rp 237 miliar di antaranya sudah selesai dilelang dan sudah ditetapkan pemenangnya.

DOMPAK – TAHUN ini, lelang proyek di Pemprov Kepri lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu juga karena DPRD Kepri dan Pemprov Kepri cepat mensahkan APBD 2018 akhir tahun 2017 lalu.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun terus menekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri agar bekerja cepat sehingga kegiatan/proyek terutama pengerjaan fisik bisa cepat dikerjakan.

Nurdin mengatakan, proyek fisik yang semakin cepat dikerjakan, hasilnya juga akan lebih bagus karena masih punya banyak waktu dan tidak terburu-buru mengerjakannya. Kemudian, menfaatnya bagi masyarakat juga lebih cepat dan lebih banyak.

Ia mengatakan, apapun yang dibangun Pemprov Kepri muaranya adalah untuk masyarakat. Karena itu, gubernur, Wagub Kepri H Isdianto dan Sekdaprov Kepri TS ARif Fadillah rutin melakukan rapat OPD setiap minggu.

Saat rapat itu, gubernur selalu meminta progres kerja setiap OPD dan mencari solusi atas segala persoalan yang dihadapi. Gubernur juga menginginkan jangan sampai serapan anggaran menumpuk di akhir tahun. APBD juga harus bisa dijadikan stimulus pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun. Jangan menumpuk di pertengahan tahun hingga akhir tahun.

Baca Juga :  Pemadaman Bergilir Dibatalkan

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Kanwil Ditjend Perbendaharaan Negara Provinsi Kepri, Heru Pudyo Nugroho mengatakan, tahun 2017, anggaran pemerintah daerah belum bisa menjadi stimulus perekonomian karena belanjanya menumpuk di pertengahan hingga akhir tahun.

Ia pun senang karena tahun 2017 lalu, rata-rata pemda sudah mensahkan APBD sehingga serapan anggaran bisa lebih cepat tahun 2018 ini. Heru juga meminta agar Satker kementerian/lembaga di Kepri lebih intens menyerap APBN yang dialokasikan kepada masing-masing satker. Untuk triwulan I tahun 2018 ini, serapan anggaran satker kementerian/lembaga di Kepri sekitar 11 persen dari target nasional 15 persen. Serapan itu tergolong rendah.

Kepala Biro Layanan Pengadaan Pemprov Kepri mencatat, sudah ada sebanyak 92 paket dengan nilai Rp 237 miliar proyek fisik maupun non fisik selesai proses lelang dan mulai dikerjakan mulai April ini. Misbardi mengatakan, beberapa proyek prioritas Gubernur Kepri pun tengah dipersiapkan, sistem administrasi sampai dengan Amdalnya supaya akhir April sudah bisa dikerjakan. ”Seperti proyek Stadion Pulau Dompak sudah selesai,” ujarnya Kamis di kantor DPRD Kepri Dompak.

Kemudian, peningkatan jalan kawasan pusat pemerintahan Dompak Rp 4,7 miliar, pengawasan teknis peningkatan jalan Kota Tanjungpinang wilayah I Rp 230 juta, peningkatan jalan coastal area lanjutan Rp 4,5 miliar, pengawaasan teknis peningkatan jalan Karimun Rp 210 juta, peningkatan jalan Bukit Leman Trans Batubi Tanjung Kudu Sedanau Natuna Rp 9,6 miliar. ”Pengawasan pembangunan jalan Natuna Rp 200 juta, pengawasan teknis peningkatan jalan Temburun Pasir Peti Anambas Rp 281 juta, pembangunan jalan pesisir dari Desa Pantai Harapan ke Desa Selayar Lingga Rp 840 juta,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekdaprov Tangani Lego Jangkar

Pengawasan teknis kegiatan DAK jalan Provinsi Kepri Rp 467 juta, normalisasi dan rehabilitasi saluran sei Andana Rp 950 juta. pembangunan pengaman Pantai Kampung Sialang, Semelur Berakit Rp 650 juta.

Peningkatan jalan Temburun-Pasir Peti Anambas Rp 14,5 miliar, pembangunan Jalan Pesisir di Tanjung Kelit Kec.Senayang Lingga 840 juta, peningkatan Jalan Trans Batubi-Kelarik Natuna Rp 23 miliar.

Pembangunan Jalan Lingkar Pauh Karimun, lanjutan Rp 920 juta, pengawasan teknis pembangunan jalan di Karimun Rp 72 juta, Pembangunan Jalan Kampung Gajus Kundur Utara Karimun Rp 960 juta, peningkatan jalan Tg. Balai – Sei Bati Karimun Rp 3,6 miliar.

Peningkatan Jalan Musai – Kerandin Kab Lingga Lanjutan Rp 4,7 miliar, peningkatan jalan Pulau Buru Rp 860 juta, pengawasan teknis peningkatan jalan di Lingga Rp 99 juta, peningkatan jalan Adi sucipto Batas jalan Tanjungpinang-Bintan, Rp 1miliar.

Baca Juga :  Saingi Adiknya Judika, Bikin Album Baru

Pembangunan jalan lintas barat Bintan Rp 4,6 miliar, pengawasan teknis pembangunan Jalan Lintas Barat Rp 115 juta, dan pembangunan jalan Dapur 12 Ujung Sei Pelenggut, Sagulung Batam Rp 1,2 miliar.

Kemudian ditambah pembangunan jalan di Kecamatan Durai Rp 435 juta, pengawasan teknik penataan bundaran, Pulau Dompak lanjutan dan Pintu masuk Dompak Rp 218 juta, peningkatan jalan kantor DPRD Kepri lanjutan Rp 4,6 miliar, peningkagan jalan KDA Batam Rp 1,9 miliar, peningatakan bahan material untuk pemelihataan rutin Rp 478 juta.

Dinas Perhubungan yakni, pengawasan pembangunan Pelabuhan Penagi tahun II Rp 570 juta, pengawasan pembangunan Pelabuhan Tanjunguban Rp 400 juta, pengawasan pembangunan Pelabuhan Parit Rempak Rp 280 juta, pembangunan Pelabuhan Tanjungguban Rp 13,3 miliar.

Pembangunan Pelabuhan Penagi tahun II Rp 19,1 miliar, pengawasan pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Pelantar I dan Pelantar II tahun II Tanjungpinang Rp 866 juta.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here