Lima Pencabul Anak di Bawah Umur Ditahan Polisi

0
227
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat menunjukkan barang bukti.

Natuna (TP) – Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto menggelar Konfrensi Pers (Konpers) di Mapolres Natuna, Selasa (17/9) terkait kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Midai.

AKBP Dwi menjelaskan, Korban kasus ini berinisial N (15) merupkan siswa SLTA. Adapun kelima tersangka pencabulan itu masing-masing berinisial IA, WA, MF, (dewasa) RS dan DA (anak di bawah umur).

Ia menuturkan, Jumat tanggal 13 kemarin pelaku ditangkap dan diamankan oleh Polsek Midai dibantu beberapa personil Pos Angakatan Laut (Posal) Midai, Koramil Midai dan BKO Satpol PP Kecamatan Midai. Penangkapan ini berdasarkan laporan dari ibu kandung korban.

“Kelimanya kemudian di bawa ke Polres Natuna menggunakan kapal untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Mengenai kronologi dan modusnya, AKBD Dwi tidak bersedia merinci lebih panjang lebar kepada media karena pertimbangan kasus tersebut menyangkut anak di bawah umur.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kasus ini sudah berlangsung lama. Tepatnya dari tahun 2018 sampai 2019 ini. Modusnya mereka ngajak korban jalan-jalan dan satu orang tersangka melakukannya lebih dari satu kali. Udah itu aja,” tegasnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti beberapa lembar baju, celana dan pakaian dalam.

Ia mengaku kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut karena polisi meyakini jumlah pelaku lebih dari lima orang.

“Kemungkinan tersangka akan bertambah, mungkin sampai belasan orang. Kami masih kembangkan,” ujarnya.

Kelima tersangka itu disangkakan pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun Penjara.

“Ini pelajaran bagi semua pihak. Jangan sampai ada yang berbuat macam-macam terhadap anak karena hukumannya berat. Dan melindungi anak adalah tugas seluruh komponen bangsa,” tutur AKBP Dwi. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here