Lis: Ayo Deteksi Dini Kanker Serviks

0
728
Bersalaman: H Lis Darmansyah bersalaman dengan pasien di Puskesmas Batu 10. f-istimewa/humas pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah membuka seminar deteksi dini kanker leher rahim, kanker payudara, pemeriksaan Asam Asetat (IVA) dan kanker payudara dengan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) dan pelayanan keluarga berencana (KB) secara gratis.

Acara ini digelar Dinas Kesehatan Pengendalian Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Sabtu (22/4) di Puskesmas Batu 10.

Seminar ini dihadiri Dirjen Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM.

Kegiatan itu disambut antusias masyarakat, terutama wanita usia subur. H. Lis Darmansyah, mengatakan pemerintah selalu memperhatikan permasalahan masyarakat, terutama kesehatan masyarakat.

Permasalahan ada di masyarakat, yaitu para masyarakat selalu takut untuk menjalani perawatan kemoterapi. Padahal kemoterapi cukup efektif untuk penyembuhan beberapa jenis kanker.

Baca Juga :  Pembukaan MTQ Tingkat Kota Meriah

”Nah, pemahaman inilah yang akan kita berikan kepada masyarakat melalui sosialisasi ini,” tegas Lis.

Politisi PDIP menjelaskan mengenai program Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) yang diprakrasai oleh Dinas Kesehatan berupaya mencari formula terbaik dalam rangka membantu dan mewujudkan visi misi pemerintah sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakatnya.

Program ini untuk memberikan pelayanan kepada kelompok masyarakat yang takut atau mungkin sakitnya parah dan tidak memungkinkan untuk ke puskesmas.

Apalagi bagi warga yang berdomisili di wilayah pelantar, jadi pelayanan yang diberikan tak hanya menunggu tetapi dilakukan dengan cara jemput bola ke rumah pasien.

”Program ini sudah berjalan luar biasa, sehingga pihak puskesmas rutin mengecek pasien-pasien yang sekiranya sudah lama tidak mengecek kesehatannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Warga Sumberejo Sudah Bisa Urus Sertifikat Lahan

Setelah pihak puskesmas menjemput ke rumah pasien, ternyata pasien yang sudah berobat, dan 2 atau 3 tahun tidak melakukan pengecekan ditemukan dalam kondisi sangat prihatin. Kebanyakan mereka takut untuk berobat, seperti pasien penderita karker payudara di Km 6 kemarin.

”Setelah kita lakukan pendekatan dan memberikan pemahaman, Alhamdulillah, yang bersangkutan mau menjalani perobatan,” jelas Lis.

Untuk itu, pemahaman mengenai pencegahan kanker ini sangat penting guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks dan payudara.

”Rata-rata penyakit ini terditeksi pada stadium 3 atau 4, karena itu sosialisasi ini sangat penting dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat agar segera memeriksakan diri ke puskesmas, melakukan pemeriksaan pap smear ada atau tidak sel yang beresiko menjadi sel kanker,” tegasnya.

Baca Juga :  Pengunjungnya Anak dari TK hingga Peneliti

Lis juga mengingatkan kepada masyarakat, agar memanfaatkan kartu JKN-KIS untuk memeriksakan kesehatan.

”Kartu ini jangan hanya digunakan pada saat sakit saja, tetapi bisa digunakan untuk mengecek kesehatan lainnya, seperti penyakit kanker. Ayo, cegah kanker dengan melakukan diteksi dini ke puskesmas terdekat, ibu-ibu hanya perlu mendatangi fasilitas kesehatan dengan menunjukkan kartu JKN-KIS,” ajak Lis. (ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here