Lis Minta Promosikan Pariwisata Melalui Instagram

0
835
PENTAS SENI: H Lis Darmansyah memukul gong saat membuka pentas seni Kota Tanjungpinang, Jumat (23/3) malam di halaman Laman Boenda Tanjungpinang. f-humas/pemko tanjungpinang

Tanjungpinang – Untuk memperkenalkan budaya dan potensi Kota Tanjungpinang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang menggelar Pentas Seni di halaman Laman Bunda, Jumat (23/3) malam.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, SH, ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam acara itu dipaparkan mengenai tata cara dan cara pemakaian temolok/tanjak Melayu.

Untuk tanjak Melayu Laksanamana Melayu Riau dan tanjak Laksamana Trengganu dipakai oleh Wali Kota, ketua DPR, dan FKPD. Penggunaan tanjak Melayu Todong Layar untuk para pejabat Sekretaris daerah dan eselon II.

Sedangkan untuk tanjak Melayu Tebing Runtuh (tinggi dikanan rendah dikiri) dikenakan oleh ASN dan golongan III. Sementara tanjak Melayu Belah Mumbang yang dikenakan oleh ASN golongan IV dan para guru di sekolah.

Baca Juga :  Jalan Pelabuhan Moco Diaspal Tahun Depan

Dan Tanjak ikatan Kepulauan Riau yang digunakan oleh ASN non eselon yang dirancang oleh Efiar M Amin.

Lis Darmansyah mengatakan guna meningkatkan Tanjungpinang sebagai Kota pariwisata, Pemko terus berusaha meningkatkan objek-objek wisata yang ada. Dengan melakukan revitalisasi objek wisata seperti Pulau Penyengat.

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan khazanah kebudayaan yang ada di Tanjungpinang. Tujuanya, agar kota ini lebih dikenal oleh masyarakat daerah lain bahkan dunia.

”Kami mengajak masyarakat untuk bergabung meningkatkan kepariwisataan melalui media sosial, dimana Pemko Tanjungpinang sudah mulai memperkenalkan makanan daerah melalui instagram serba Tanjungpinang,” tegasnya.

Baca Juga :  Ahui Hanya Divonis Denda Rp150 Juta

Apabila masyarakat ingin mempromosikan potensi yang ada di Tanjungpinang harus membuka ruang bagi seluruh masyarakat dengan memfollow IG tersebut.

Ini lakukan supaya Tanjungpinang punya ciri khas tersendiri yang akan dikenal dimata dunia.

”Mari sama-sama kita kenalkan Tanjungpinang melalui media sosial,” tegasnya.

Kata Lis gelaran pentas seni yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menggeliatkan kembali nilai-nilai budaya dan seni yang ada di Kota ini.

Melalui kegiatan pentas seni ini, dapat memotivasi para penggeliat seni dan generasi muda untuk terus berinovasi dan berkreatifitas menggali bakat-bakat kesenian yang dimiliki.

Raja Kholidin, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, menjelaskan bahwa penyelenggaraan pentas seni Kota Tanjungpinang tahun 2017 bertujuan untuk membangun Kota Tanjungpinang dalam hal kebudayaan.

Baca Juga :  Wako Resmikan Pembangunan Masjid Sabilul Rosyad

Dan mengembangkan potensi budaya yang terdepan dan meningkatkan atraksi wisata yang dimiliki Tanjungpinang.

Pentas seni Kota Tanjungpinang akan berakhir Rabu (29/3) mendatang .Untuk lokasi acara akan dilaksanakan dibeberapa tempat, yaitu halaman Laman Boenda, Tugu Pinsil, halaman RRI Tanjungpinang dan Taman Batu XI.

”Kita ajak masyarakat kita untuk hadir, melihat lansung pentas seni Tanjungpinang,” tegasnya.(Abas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here