Mahasiswa Bantu Ibu Sumini Tingkatkan Kualitas Produksi Usaha Kerupuk Opak

0
519
RISNAWATI, DPL Kelompok 16 KKN STIE Pembangunan saat mendampingi mahasiswanya untuk membangun sarana untuk menjemur kerupuk opak ibu Sumini f-istimewa

TANJUNGPINANG -Mahasiswa/i Sekolah Tinggil Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang bantu kembangkan, meningkatkan kualitas produk usaha mikro kerupuk opak Ibu Sumini.

Kegiatan itu, merupakan program pengabdian kepada masyarakat lewat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berhubung KKN tahun ini sedang dimasa pandemi Covid-19, STIE Pembangunan membantu memulihkan perekonomian masyarakat terkhusus bagi pelaku usaha mikro yang terdampak dari keterpurukan pendapatan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok 16 KKN STIE Pembangunan
Tanjungpinang Risnawati SSos MM menjelaskan, kelompok yang dibinanya memiliki empat program kerja. Yakni dua program di usaha mikro kerupuk opak dan dua program diusaha empek-empek ubi.

Baca Juga :  73 Mahasiswa STIE Pembangunan KKN di Luar Negeri

Ada pun jumlah mahasiswa yang dibina dalam kelompok 16, yakni mencapai 20 orang
mahasiswa/i.

”Untuk lokasi di usaha mikro kerupuk opak Ibu Sumini, di Jalan Lembah Merpati, Kampung Sidomulyo. Kami memberikan bantuan berupa tempat jemuran opak yang baru dan dibuat sendiri oleh mahasiswa. Hal ini dikarenakan jemuran opak yang masih digunakan sudah kurang layak,” ujar Risnawati kepada Tanjungpinang
Pos, Senin (16/11).

Lanjut Risnawati, selain itu permasalahan yang ada pada usaha mikro ibu Sumini adalah beliau tidak memiliki biaya dalam memperbaiki tempat produksi opak. Ditambah lagi, kurangnya alat cetak kerupuk opak serta tempat menjemur opak yang sudah banyak
rusak.

Baca Juga :  HIMKA Galang Kekuatan Berangus Narkoba

”Untuk itu, keberadaan saya selaku dosen dan mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN. Untuk berperan serta membantu bagaimana ibu Sumini bisa memperluas dalam sistem pemasaran dan mengembangkan, meningkatkan kualitas produk usahanya
serta pendapatannya,” terang dia.

Terakhir, Risnawati menambahkan, bahwa tujuan utama dari pelaksanaan program yang dilakukan kelompok 16 KKN STIE Pembangunan, untuk memenuhi apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh para pelaku usaha mikro dalam meningkatkan produksi dan mengembangkan usaha.

Sehingga, kegiatan KKN yang dilakukan tidak siasia dan memberikan manfaat yang nyata. Menurut Risnawati, sudah menjadi kebiasaan bahwa program KKN adalah berdasarkan apa yang difikirkan oleh peserta. Lalu, mahasiswa melakukan survei dan mereka menentukan kegiatannya sesuai dengan jurusannya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UMRAH dan Masyarakat Gelar Pesta Rakyat

Sehingga, tidak jarang ketika selesai kegiatan KKN maka manfaat dari kegiatan itu sendiri juga selesai.

”Kali ini kami menggali apa kendala bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya dan memberi solusi terhadap kendala yang disampaikan. Sehingga program yang dilaksanakan tepat sasaran dan memberikan hasil yang nyata bagi pelaku usaha,” tutupnya. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here