Mahasiswa Jual Sayuran Secara Online

0
629
DIKO, mahasiswa STAIN-SAR saat mengantarkan pesanan sayur kepada pemesan di Batu IX belum lama ini.F-ISTIMEWA

Sayur Diantar Sampai ke Rumah

BINTAN – Sejumlah mahasiswa Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN-SAR) Kepulauan Riau bantu petani menjual komoditi sayuran melalui sistem online.

Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan penjualan hasil pertanian dan membantu meningkat SDM dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat di Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan.

Kawasan Toapaya, telah lama menjadi sentra penghasil produk pertanian mulai sayuran, buah hingga hewan ternak.

Dengan segala keterbatasan, maka petani setempat dibantu oleh sekolompok mahasiswa/i kampus STAIN-SAR Kepri untuk meningkatkan hasil penjualan melalui teknologi informasi seperti aplikasi media sosial (Medsos) Facebook, Instagram dan lainnya.

Baca Juga :  Dosen FKIP UMRAH Sharing Ilmu dengan Prof Geoffrey

Ketua Kelompok KKN Hijau Tua, Reza Dico atau akrab disapa Diko mengatakan, program jual sayur sawi hijau dan selada secara online dijalankan sejak 1 Oktober lalu.

”Kegiatan jual sayur online, merupakan salah program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kelompok kami yaitu Hijau Tua. Ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat,” sebut Diko.

Bahkan, lanjut dia, sayuran tersebut diantar langsung oleh mahasiswa kepada pemesan dan paling jauh ke kawasan Batu 9 Tanjungpinang.

”Kami pernah mendapatkan pesanan dari Batam. Tetapi kami tidak bisa mengirim kesana. Tentunya ada keterbatasan yang kami belum mampu melakukannya. Namun, jika masih dalam lingkup Pulau Bintan seperti pemesan dari Tanjungpinang bisa kami antarkan sayuran segarnya,” jelas Diko.

Baca Juga :  SBMPTN Tahap II Dilaksanakan di Batam

Ia menambahkan, sayuran segar yang dijualnya merupakan hasil pengembangan dari teknik penanaman Hidroponik.

Bahkan, sayuran hasil pengembangan Hidroponik itu bebas dari pestisida. Sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Sayur yang telah dipanen, lalu dibersihkan dengan air dan dikemas dengan bungkus plastik.

Sebelumnya, Diko dan kawan-kawan lainnya membuat jamu untuk meningkatkan imunitas dan dibagikan ke masyarakat di lokasi KKN.

Jamu-jamu itu terbuat dari bahan-bahan alami, dan tentunya sangat baik baik tubuh serta aman dikonsumsi.

Tujuannya, untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Serta berbagai programlainnya dilaksanakan Kelompok KKN Hijau Tua. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here