Mahasiswa KKN Stisipol Gelar Simposium Pelayanan Publik

0
169
FOTO bersama peserta Simposium Pelayanan Publik yakni kades dan pihak Kampus Stisipol Raja Haji Tajungpinang. f-istimewa

ANAMBAS – Kampus Sekolah Tinggil Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang menggelar kegiatan Simposium Pelayanan Publik, Kamis (15/8).

Simposium itu dikuti kepala desa se-Kabupaten Kepulauan Anambas dan Mahasiswa KKN Anambas, Kamis (15/8) kemarin.

Simposium kali ini mengangkat tema ‘Pelayanan Publik oleh Pemerintah Desa Wilayah Kepulauan dan Perbatasan’.

Acara simposium ini dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Drs. Yendi, MM Stisipol mendatangkan narasumber Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M.Si selaku Ketua Asosiasi Ilmuan Administrasi Negara (AsIAN) dan Dosen Stisipol Raja Haji Tanjungpinang Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M.Si dalam penyampaiannya yang lebih memfokuskan dalam memberikan penguatan tentang pemerintah desa juga punya tanggungjawab untuk melaksanakan pelayanan publik.

”Pelayanan publik itu tidak hanya sebatas pada urusan administratif saja, berupa tanda tangan dan cap stempel. Melainkan termasuk di dalamnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyediaan sarana dan prasarana yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ucap Hanif dalam materinya.

Hal serupa juga disampaikan Endri Sanopaka MPM Ketua Stisipol Raja Haji sebagai narasumber dari Stisipol mengatakan, sebelum pelaksanaan simposium, peserta melakukan observasi lapangan.

Kemudian menyusun kertas kerja dan dipaparkan di dalam acara simposium tersebut.

”Dari hasil survei kita di masyarakat, Pemerintah Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah melaksanakan pelayanan publik di desa. Meskipun ada beberapa yang mereka tidak laksanakan, karena merupakan kewenangan dari pemerintah kabupaten. Diantaranya adalah pelayanan pendidikan dan kesehatan,” kata Endri.

Selain dari pembahasan tentang pelayanan publik simposium itu, juga membahas mengenai sejarah pemerintahan desa mulai dari zaman Belanda sampai dengan saat ini.

Selain itu, mahasiswa-mahasiswi Stisipol Raja Haji kini masih melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Anambas yang tersebar di beberapa lokasi di Pulau Jemaja.

Keberadaan mahasiswa-mahasiswi Stisipol Raja Haji itu, tak sekedar belajar memenuhi tuntutan tugas kampus semata.

Namun, mahasiswa-mahasiswi belajar mengabdi di tengah masyarakat dengan menjadi agen perubahan sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tentunya KKN membawa perubahan bagi masyarakat desa, terlebih menyikapi dan membantu mencari solusi terksait adanya persoalan di tengah masyarakat termasuk pelayanan publik.

Tahun sebelumnya, pelaksanaan KKN Stisipol Raja Haji juga menyasar ke wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Natuna.

Pada saat itu, Stisipol Raja Haji juga menggelar kegiatan yang sama yakni Simposium.

Pihaknya menggelar KKN di lokasi yang masih terbilang sulit dalam beberapa sektor. Sehingga mahasiswa/i termotivasi. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here