Mahasiswa Stisipol Belajar Tata Kota di Johor Bahru

0
1053
KUNJUNGI: Mahasiswa saat berkunjung ke pusat pembangunan Kota Johor Bahru Malaysia, untuk belajar penataan kota, belum lama ini. F-IST/Stisipol RH

TANJUNGPINANG – Kota Johor Bahru, Malaysia menjadi tujuan kunjungan belajar mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan (IP) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjugpinang.

Sebanyak 9 mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan kini sedang konsentrasi pada mata kuliah ilmu perencanaan tata kota dan wilayah.

Menurut Shahril Budiman S.Sos MPM, Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Stisipol Raja Haji, mahasiswanya itu sudah berangkat dua pekan yang lalu.

”Keberangkatan bersama 9 mahasiswa itu sekitar dua pekan lalu, untuk pergi belajar mengenai penataan kota di Johor Bahru,” ujar Shahril, Jumat (3/3).

Baca Juga :  Pulang Kampung, 61 Mahasiswa Anambas Karantina Mandiri

Alasan memilih johor, karena Johor Bahru merupakan salah satu kawasan yang maju, dan bisa dijadikan Best Practice untuk pembangunan di Kepulauan Riau (Kepri).

Tujuannya, agar mahasiswa mengamati langsung konsep pembangunan kawasan itu, mengenai penataan tata ruang wilayah.

”Mahasiswa juga mengunjungi beberapa kawasan pembangunan megah di Johor Bahru, seperti Country Garden Danga Bay, Putri Harbour Bay serta Bandar Iskandar,” katanya.

Shahril menambahkan, Johor Bahru mampu memanfaatkan potensi wilayahnya yang berada di perbatasan, menjadi komoditi utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Masyarakat Harus Bisa Berwirausaha

Konsep itu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, dan dinilai mampu menyaingi tetangganya yakni Singapura.

”Itu menjadi poin bagi mahasiswa, sebagai pembahasan tentang komitmen pemerintah untuk memajukan wilayah perbatasan,” terangnya.

Sebelum mengamati kawasan pembangunan di kota itu, Shahril dan mahasiswa menyempatkan berkunjung ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru Malaysia.

”Konsulat Jenderal RI Haris Nugroho menyambut hangat kedatangan kami, dan kami berkesempatan berdiskusi tentang isu lintas batas negara Indonesia-Malaysia,” jelasnya.

Setelah itu, mahasiswa juga mengunjungi Kampus Universitas Teknologi Malaysia (UTM) dan bertemu Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di kampus tersebut.

Baca Juga :  Alumni Jangan Berhenti Belajar

”Ternyata anak Kepri banyak yang kuliah di UTM,” ucapnya.

Dalam trangkaian kegiatan kunjungan, Sharil bersama mahasiswa tidak lupa mempromosikan kawasan wisata di Provinsi Kepri. Dengan memberikan buku profil pariwisata daerah, serta brosur beberapa kawasan wisata yang ada. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here