Mantan Kasat Narkoba Divonis 10 Tahun Penjara

0
965
Mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan AKP Desta Analis dihukum penjara 10 tahun Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (20/3).f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Bintan AKP Desta Analis, SH (46), divonis 10 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar, subsidair 6 bulan penjara, oleh majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (20/3). Vonis ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa 11 tahun penjara.

Dalam putusan Majelis hakim yang dibacakan Acep didampingi Guntur dan Santonius mengatakan, hal- hal yang memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan pemerintah dalam berperang dengan narkoba.

Perbuatan terdakwa menurunkan nama baik kepolisian khususnya Polres Bintan. ”Perbuatan terdakwa bertolak belakang yang seharusnya menjadi gardan terdepan dalam memberantas narkoba,” kata Acep dalam persidangan.

Baca Juga :  355 CPNS Lolos SKD Belum Diumumkan

Selain itu hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga, terdakwa berjasa dalam mengungkap kasus narkoba yang telah mendapat apresiasi dari Polda Kepri dan masyarakat.

Lanjutnya, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum membawa narkotika golongan I bukan tanaman melebihi lima gram, sebagaimana dalam dakwaan primer melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. ”Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 10 tahun penjara,” jelasnya.

Baca Juga :  Bangunan Liar di Batu 8 Dibongkar

Selain hukuman penjara, JPU juga menjatuhkan denda sebesar Rp 1 milliar apabila tidak membayar maka diganti dengan hukuman penjara enam bulan penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut selama 11 tahun penjara dan denda 1 miliar subsider 1 tahun penjara. Atas putusan ini penasehat hukum dan JPU menyatakan pikir pikir selama satu minggu. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here