Marak Isu Penculikan Anak di Tanjungpinang

0
1345
Maskur Tilawahyu

Orangtua Siswa Mulai Khawatir 

TANJUNGPINANG – Beberapa hari terakhir ini, warga Tanjungpinang mulai khawatir dengan isu penculikan anak. Mulai resah dengan adanya informasi yang beredar di media sosial seperti Facebook dan Whatsapp dan lainnya.

Meski tidak terjadi di Kota Tanjungpinang, Saida Tambunan warga Batu 8, Tanjungpinang mengaku khawatir. Sebab ia memiliki dua orang cucu yang masih sekolah.

Ia mengaku kerap menanyakan kebenaran isu tersebut kepada rekan-rekan lainnya. Bahkan cucunya kerap menceritakan mengenai anak-anak yang di culik sepulang sekolah.

”Saya secara pribadi sangat khawatir. Cucu saya suka bilang ada anak sekolah lain yang di culik. Memang bukan di sekolahnya tapi membuat khawatir dan perlu mengetahui kebenarannya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Senin (20/3).

Baca Juga :  Lulus, Siswa Kantongi Sertifikat

Informasinya modus penculikan tersebut dilakukan untuk mengambil organ tubuh anak. Dengan tujuan di jual ke luar negeri kepada yang membutuhkan. Ini lah yang kini sedang di khawatirkan.

Begitu juga dengan Ari Susanti, mengkau berterimakasih kepada pihak kepolisian yang turun melakukan sosialisasi di SD 003 Jalan Bali, Tanjungpinang Barat terkait pencegahan penculikan tersebut.

”Saya berterimakasih kepada pak Polisi yang datang ke sekolah anak saya untuk memberikan arahan. Saya khawatir dengan isu anak di Senggarang yang hampir di culik itu. Apalagi saya dapat screen shoot berita penculikan itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  SMPN 1 Posek Gelar Lomba Menulis

Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu mengaku belum mendegar ada anak di Tanjungpinang korban penculikan baru-baru ini. Meski demikian menurutnya tidak salah orang tua meningkatkan kewaspadaan.

Serta terus menerus memantau kegiatan anak di luar rumah. Ia juga meminta masyarakat lebih peduli kepada lingkungan. Jika ada pendatang yang tak gerak-geriknya mencurigakan perlu dilaporkan ke pihak RT.

Serta aparat kepolisian dan pemerintah bekerjasama mendekatkan diri dan melayani masyarakat. Sehingga ketika ada isu atau kejanggalan bisa segera ditanggapi untuk meminimalisir kejadian.

Baca Juga :  Tim SMAN 2 Tanjungpinang Juara Pertama

”Kalau isunya sampai disebarkan gitu wajar masyarakat resah. Pemerintah perlu tampil memberikan jaminan dan keamanan siswa. ” tuturnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here