Marzuki: Bersyukur Kepri Punya Klub di Liga Profesional

0
1568
Training centre: Pemain 757 Kepri Jaya FC menjalani training centre (TC) di lapangan Citra Mas, Batam. F-Istimewa

BATAM – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kepri Marzuki menyambut baik, dengan kehadiran klub 757 Kepri Jaya FC yang dipelopori Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun. Klub ini sedang proses pendaftaran di PSSI, untuk berlaga di liga 2 (divisi utama) Indonesia.

”Bersyukur kita dari Provinsi Kepri, sudah punya klub yang berlaga di liga profesional, liga 2 Indonesia,” kata Marzuki, kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (9/2) kemarin.

Marzuki menjelaskan, untuk menuju liga profesional seperti divisi utama (liga 2), atau Liga Super Indonesia yang disebut liga 1 sekarang, cukup panjang.

Baca Juga :  Lelang Lapangan Dompak Segera Selesai

Syarat masuk ke liga profesional ini, satu klub harus menjalani laga dari level liga 3 (liga nusantara) di tingkat provinsi. Klub yang menjuarai liga 3, akan naik ke liga 2. Kemudian, klub yang masuk 3 besar di liga 2, naik ke liga 1 pada tahun berikutnya.

Untuk masuk di jenjang liga profesional itu, harus bersaing dan cukup berat untuk menjadi juara itu. Tapi dalam ketentuan PSSI, klub yang sudah berada di liga 2 atau liga 1, bisa diambil alih atau digantikan oleh manajemen baru. Jika klub itu tidak mampu dalam mengikuti kompetisi.

Baca Juga :  Pemain Karya Muda Istirahat Selama Puasa Ramadan

”Seperti 757 Kepri Jaya FC ini, Pak Gubernur kita mengambil alih manajemen dari PS Bintan Jaya Asahan (Medan). Karena, PS Asahan ini tidak punya modal untuk berlaga di liga 2. Sekarang, 757 Kepri Jaya FC sudah menjalani TC di Batam,” jelas Marzuki.

Untuk klub yang sudah berada di level profesional (liga 2 dan liga 1), badan hukum klub itu sudah berbentuk perseroan terbatas (PT) atau yayasan.

Sedangkan klub yang masih amatir di level liga nusantara, badan hukum tidak terlalu menjadi persoalan.

Baca Juga :  Sempat Tertinggal, Katar Kepri Kalahkan BRC

”Untuk klub yang masih level amatir, cukup didaftarkan ke notaris dan harus ada pengurus dan pemainnya. Jika ingin berlaga, ya didaftarkan saja ke Asprov PSSI Kepri,” jelasnya.

”Kalau klub yang pro, itu sudah mengarah ke industri olahraga. Sama seperti 757 Kepri Jaya FC milik kita ini. Bersyukur kita di Kepri ini sudah punya klub di liga profeisonal,” sambung Marzuki. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here