Massa Desak Proses Pemilihan Wakil Gubernur

0
832
TERIMA MASSA: Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintor menerima massa di Kantor Gubernur Kepri, Senin (17/4). F-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK- Puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Kepri (AMPK) menggelar hearing dengan Komisi I DPRD Kepri di Kantor DPRD Kepri Dompak, Senin (17/4).

Usai rapat dengan unsur pimpinan DPRD Kepri Husnizar Hood dan anggota Komisi I Syarafuddin Aluan, rombongan kemudian menyambangi kantor Gubernur Kepri.

Kedatangan sejumlah massa dari berbagai perwakilan aliansi ini mempertanyakan masalah kekosongan wakil gubernur (Wagub) yang sudah satu tahun lebih.

Selain itu, pihak AMPK juga mendesak agar proses pemilihan Wagub segera dilakukan. Dalam waktu seminggu, mereka meminta DPRD bersama partai pengusung mendorong gubernur dan Sekdaprov Kepri menyusun rencana pemilihan Wagub Kepri.

”Kami mendesak pimpinan DPRD dan gubernur Kepri tidak main pimpong masalah ini. Pasalnya, kekosongan Wagub sudah setahun. Kami datang ke sini untuk kepentingan masyarakat Kepri,” kata Koordinator AMPK, Raja Indramora.

Ia menilai, DPRD dan Gubernur tidak serius memproses pemilihan Wagub Kepri. Bahkan, dalam prosesnya Ketua DPRD dan Gubernur terkesan main ‘kucing-kucingan’ seperti ada unsur kesengajaan.

”Sebenarnya ada apa? Padahal rekomendasi dua nama Cawagub sudah diserahkan. Kami meminta Ketua DPRD dan Gubernur tidak kucing-kucingan dalam memproses pemilihan Wagub,” ujarnya.

Dalam hearing ini, para aktivis ini ditemui oleh Wakil Ketua II, Husnizar Hood dan Sekretaris Komisi I DPRD Kepri Syafaruddin Aluan.

Husnizar menyampaikan, proses penentuan Wagub Kepri sebenarnya sudah berjalan meskipun agak terasa lambat. Ia bahkan mengakui, sudah berusaha bersama partai pengusung untuk melakukan tahapan tersebut.

”Ini adalah proses politik. Kami akan menyampaikan aspirasi kepada ketua DPRD untuk segdda memproses hal itu,” katanya di hadapan anggota AMPK.

Dalam penyampaian aspirasi, para legislator tersebut juga diminta menandatangi kesepatakan bersama untuk mempercepat proses pemilihan Wagub Kepri.

Setelah melakukan hearing di Kantor DPRD, puluhan aktivis ini juga berpindah ke Kantor Gubernur. Tujuannya sama. Yakni, mendesak Pemprov Kepri untuk mempercepat proses tersebut.

Di kantor gubernur, rombongan tidak berhasil bertemu H Nurdin Basirun ataupun Sekdaprov TS Arif Fadillah.

Mereka diterima Asisten 1 Pemprov Kepri Raja Ariza yang menyambut kedatangan rombongan Raja Indra Mora, Andi Cori berama puluhan massa lainnya.

”Mereka mempertanyakan masalah wagub,” terang Raja Ariza kepada wartawan.

Menurut Raja Ariza, pemprov saat sudah sangat serius mengurus syarat administrasi yang harus dilengkapi untuk masalah calon wagub.

Hanya saja tertahan, masalah rekomendasi dari masing-masing partai politik pengusung.

”Kita masih sama-sama menunggu, rekomendasi dari partai pengusung yang memenangkan Sanur,” tambahnya.

Aksi tak berlangsung lama di kantor Gubernur Kepri. Massa yang membawa puluhan orang itu, sempat adu mulut dengan anggota Satpol PP yang berjaga di depan pintu masuk kantor gubernur.

Aksi sempat didatangi Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro. Karena menurut Joko, kedatangan massa AMPK ke markas Gubernur Kepri tidak memberikan surat pemberitahuan ke Mapolres. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here