May Day, Dalmasri Sedih dengan Nasib Buruh

0
790
MAY DAY: Wabup Bintan H Dalmasri Syam didampingi Plt Sekda dan OPD duduk di tangga kantor, sambil berdialog dengan kaum buruh, saat peringatan may day, Senin (1/5). F-Yendi/TANJUNGPINANG POS

BINTANBUYU – Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam merasa sedih dengan nasib pekerja atau buruh di Bintan, pada saat memperingati Hari Buruh se-dunia, 1 Mei (may day), Senin (1/5) kemarin.

Justru itu, Wabup Bintan memberikan kesempatan untuk berdialog dengan FSPMI, di Kantor Bupati Bintan. Sedangkan lima serikat pekerja lainnya, melaksanakan orasi antisipasi paham radikalisme, di Simpang Lagoi.

Saat mengadakan dialog dengan Wabup Bintan H Dalmasri Syam, Perwakilan FSPMI Bintan Sahat Panggabean menyampaikan tentang masalah upah. Menurutnya, saat ini kebijakan tentang upah belum berpihak kepada kaum buruh. Sementara, investasi belum ada yang masuk ke Bintan selama dijabat kepala daerah yang baru. Tidak hanya itu, FSPMI Bintan juga menyampaikan pelayanan BPJS ketenagakerjaan yang tidak maksimal.

”Untuk mencari solusi ini, kami dari buruh mau jumpa dengan bupati langsung. Agar memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Sahat Panggabean, saat menyampaikan aspirasi dalam dialog terbuka dengan Pemkab Bintan.

Baca Juga :  Seorang Pasien RSUD Tanjunguban Diisolasi

Selain Wabup Bintan, dialog itu dihadiri Plt Sekda Adi Prihantara, Kepala DPMPTSP dan Naker Hasfarizal Handra, Inspektur Inspektorat Daerah R Akib Rachim, Kepala DPAD Mohd Setioso dan Sekwan Bintan Edi Yusri. Sebelum dialog selesai, Hasfarizal Handra menuju kegiatan lima serikat pekerja di Simpang Lagoi.

Menanggapi aspirasi serikat pekerja metal itu, Wabup Bintan H Dalmasri Syam mengatakan, masalah buruh merupakan masalah negara. Kesusahan buruh juga menjadi masalah yang ditanggung oleh pemerintah. Pemkab Bintan tahu seperti apa kehidupan buruh sekarang. Pemkab sudah bicara dengan pengusaha dan asosiasi guna mencari solusi, bagaimana untuk meningkatkan investasi.

Selama ini, lanjut Dalmasri Syam, pemerintah membuat regulasi untuk kemudahan, agar investor masuk ke Bintan. Di lain hal, sampai sekarang tidak ada investasi di Bintan yang pindah ke Batam. Artinya, Pemkab Bintan tetap berusaha menjaga investasi yang sudah ada, sambil mencari investasi baru.

Baca Juga :  Surat Suara di Bintan Kurang 29 Lembar

”Saya juga sedih dengan nasib buruh di Bintan, dan secara nasional di Indonesia. Kami pemerintah, bekerja untuk mencari solusinya. Ini demi kaum buruh. Bupati saat ini (kemarin-red) rapat MTQ di Batam,” jelasnya.

”Di hari may day ini, saya sangat senang bisa jumpai buruh. Tapi kalau tak mau jumpa saya, ya saya sedih juga,” sambung Dalmasri. Dialog Wabup dengan buruh dilanjutkan di dalam ruangan tertutup.

Paham Radikalisme
Di tempat lain SBSI bersama SPSI Reformasi, KSPSI Par, FKPL dan KSPSI LEM memperingati may day di gedung community center Simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong. Pada peringatan tersebut, seratusan buruh melakukan sosialisasi dan ceramah antisipasi paham radikalisme. Lima pimpinan serikat pekerja juga melakukan orasi singkat, untuk menuntut perbaikan nasib buruh.

Darsono, Ketua Panitia mengatakan, dengan peringatan may day di tahun 2017 ini, pihaknya ingin menyampaikan dan menghindari buruh, dari paham radikalisme serta menjalin hubungan yang harmonis antara pekerja dan pengusaha.

Baca Juga :  Apri: Rp 2 Miliar untuk Islamic Terpadu

”Saat ini permasalahan radikalisme sedang melanda Indonesia, kemungkinan untuk mencegah paham tersebut di Bintan, perlu juga dilakukan sosialisasi kepada pekerja pada perayaan may day,” sebutnya.

Hasfarizal Handra, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Bintan menyampaikan apresiasi terhadap aksi damai yang dilakukan pekerja pada peringatan may day di Simpang Lagoi.

”Kami selaku pemerintah juga sudah memberikan kebijakan yang menguntungkan untuk buruh dan pekerja. Hubungan yang harmonis perlu dijaga dan aturan yang berlaku juga harus dilaksanakan,” katanya. (fre/aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here