May Day, Karyawan Kerja Dibayar Lembur

0
715
Hasfarizal Handra

BINTAN – PEMKAB Bintan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Bintan mengingatkan, seluruh perusahaan harus memberikan masa libur kepada karyawannya, saat memperingati may day, Senin (1/5) nanti. Jika karyawan diharuskan bekerja saat may day, harus dibayar lembur.

”Secara nasional kan sudah jelas, 1 Mei itu libur nasional. Nah, kalau ada karyawan pariwisata yang bekerja saat may day, dibayar dengan hitungan lembur lah. Pemkab Bintan berharap, karyawan diliburkan saat 1 Mei itu,” kata Hasfarizal Handra, Kepala DPMPTSP dan Naker Bintan, Jumat (28/4) kemarin.

Hasfarizal Handra menjelaskan, kegiatan peringatan may day 1 Mei di Bintan, akan dipusatkan di Simpang Lagoi.

Baca Juga :  15 Siswa MTs Tambelan Diberikan Beasiswa

Gabungan serikat pekerja di Bintan selain FSPMI akan melaksanakan kegiatan sosial dan ceramah antisipasi paham radikalisme bagi kaum buruh, bersama Pemkab dan Polres Bintan. Selain itu, dilaksanakan kegiatan aksi donor darah dan penanaman pohon.

”Khusus untuk FSPMI ini, kita akan melaksanakan dialog di Kantor Bupati Bintan. Perwakilan FSPMI diperkirakan 15 orang. Ini kegiatan dialog seputar tenaga kerja dan investasi saja. Mungkin ada aspirasi yang ingin disampaikan,” tambah Hasfarizal Handra.

Ketua SPSI Reformasi Bintan Darsono membenarkan, bakal dilaksanakan kegiatan peringatan may day di Simpang Lagoi. Kegiatan diikuti ratusan pekerja dari SPSI Reformasi, FKUI SBSI, SP LEM, FKPL Lagoi, KSBSI, KSPSI dan SPSI Pariwisata.

Baca Juga :  Tabrakan, Terkapar, Istri Pun Histeris

Kegiatan yang dilaksanakan di Simpang Lagoi itu berupa penanaman pohon, donor darah, ceramah atau orasi tentang antisipasi paham radikalisme serta hiburan.

”Bupati dan Kapolres serta dewan, diharapkan hadir lah,” ujar Darsono.

Sebagai serikat pekerja, Darsono meminta agar investasi asing yang ada di Bintan, tetap mengacu kepada aturan yang berlaku di Indonesia. Sehingga, investasi daerah dan kenyamanan para pekerja tetap terjaga.

”Seperti mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA), harus mengacu kepada aturan di Indonesia,” harap Darsono.

Darsono berharap agar pekerja bisa memahami dan mengantisipasi penyebaran paham radikalisme, yang marak muncul di media sosial.

Baca Juga :  Tambah Resor, Banyantree Perlu Tenaga Kerja

Kopong Ketua Forum Komunikasi Pekerja Lagoi (FKPL) Kopong Kasmirun mengungkapkan, persiapan peringatan may day di Kabupaten sudah rampung. FKPL mengajak agar para karyawan di Lagoi melaksanakan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

”Yang penting lagi, mari kita jaga iklim investasi di Bintan ini,” tutup Kopong.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here