MBS Yogyakarta Sosialisasi PPDB di De Green Camp

0
1032
FOTO BERSAMA: Waka I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga bersama perwakilan MBS Yogyakarta, Ustad Taufiq foto bersama siswa De Green Camp Tanjungpinang, usai sosialisasi.f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta melakukan sosialisasi ke Sekolah Islam De Green Camp (DGC) Tanjungpinang terkait sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2017/2018.

Kegiatan dilaksanakan di aula sekolah De Green Camp Tanjungpinang, Kamis (26/10). Hadir mengwakili MBS Yogyakarta, merupakan salah satu tenaga pendidik, Ustad Taufiq. Sosialisasi itu didampingi, Waka I DPRD Tanjungpinang Ade Angga SIp MM. Peserta sosialisasi merupakan siswa yang kini duduk di kelas VI SD.

Ade Angga menuturkan, MBS Yogyakarta banyak peminatnya. Bahkan lebih dari setengah pendaftar tidak diterima setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan. ”Tahun lalu ada 1.500 siswa mendaftar, yang diterima hanya 700 calon siswa,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai sosialisasi.

Baca Juga :  Tanjungpinang Didorong Full Day School

Untuk menempuh pendidikan di MBS Yogyakarta ada beberapa tahapan seleksi sesuai dengan jenjang pendidikan yang akan ditempuh. Memasuki jenjang SMP materi ujian diantaranya, Alquran, matematika dasar, pengetahuan agama dan wawancara. Sedangkan untuk masuk SMA yaitu, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, matematika dasar, pengetahuan agama, Alquran dan wawancara.

Bagi siswa-siswi di Kepri yang berminat menempuh pendidikan di pesantren MBS Yogyakarta, dapat mengikuti tes akan dilaksanakan, Minggu (29/10) di SD Muhammadiyah KDA Batam. Ia mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan, dalam upaya memberikan pemahaman terlebih kepada siswa.

Baca Juga :  Buku Perpustakaan Sekolah Masih Minim

Bila siswa berminat dapat menyampaikan kepada orangtua masing-masing. Ade menilai, tren boarding school atau sekolah berasrama kini sudah bagus. Sebab lulusannya dibekali suatu kompetensi atau keahlian tertentu. Ditambah dengan kemampuan bahasa Arab, Inggris dan tak meninggalkan mata pelajaran lainnya.

Terkait sosialisasi yang dilaksanakan di Sekolah Ismam De Green Camp Tanjungpinang menjadi kebanggan. Berdiri pada tahun 2011 dan berkomitmen menjadi sekolah yang fokus pada pendidikan karakter bagi siswa. Menurutnya, sekolah tersebut termasuk favorit. Ditandai dengan setiap penerimaan siswa baru selalu banyak yang mendaftar. Bahkan sebelum pembukaan pendaftaran para orangtua sudah mengantri. Ini tidak terlepas dari program pembelajaran yang ditawarkan. Konsep sekolah Islam dengan alam sebagai media belajar.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here