Meitya Pimpin Amida Kepri

0
496
Meitya Yulianty, ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi Kepri terpilih (kanan) saat memberikan sambutan, kemarin.f-istimewa

TANJUNGPINANG- Meitya Yulianty terpilih menjadi ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah (Amida) Provinsi Kepri. Ia terpilih melalui Musda Amida Kepri berlangsung Hotel Sampurna Jaya Tanjungpinang, Rabu (26/12).

Ia terpilih untuk periode periode 2018-2023, setelah unggul 25 suara dari persaingannya Wan Rabdi.

Meitya Yulianty unggul 25 suara dari 32 suara dari peserta. Wan Rabdi ditunjuk sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Afitri Susanti, Bendahara Marlina Novita.

Musda Amida Kepri juga dihadiri oleh Pengurus Asosiasi Museum Indonesia Pusat (AMI) Waluyono. Musda ini juga dihadiri Wan Raqbi mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri dan dibuka oleh perwakilan Walikota Tanjungpinang yaitu Asisten I Pemko Tanjungpinang H Ahadi

Baca Juga :  Diselidik, Jembatan II Belum Bisa Diperbaiki

Meitya Yulianty mengatakan, Amida Provinsi Kepri baru terbentuk yang pertama kalinya untuk periode 2018-2023. Sebelumnya, Amida Kepri bergabung dengan Provinsi Riau. Amida Kepri terbentuk dengan berbagai pertimbangan, selain menginggat jarak tempuh yang jauh ke Riau, membuat koordinasi antara museum menjadi terhambat, maka Amida Kepri lahir dengan merangkul museum-museum yang ada di Provinsi Kepri.

”Ada enam museum yang ada di Provinsi Kepri,” kata Meitya Yulianty, kemarin.

Diantaranya, museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kota Tanjungpinang, Museum Linggam Cahaya Lingga, Museum Sri Serindit di Natuna, Museum Bahari di Bintan, Museum Kandil Riau Tanjungpinang dan Museum Eks Camp Vietnam Pulau Galang, Batam.

Baca Juga :  Polda Kepri Ajak Warga Nonton ”Hanya Manusia”

Tiga meseum yakni meseum Sri Serindit dikelola oleh swasta atau LSM, museum Kandil Riau dikelola keluarga atau milik perorangan kemudian dikelola oleh kerabatnya dan museum Eks Camp Vietnam di Pulau Galang Batam dikelola oleh pemerintah Batam.

”Dalam pengurus anggota Amida Kepri, juga melibatkan staf dari Dinas Kebudayaan Provinsi dan Kota Tanjugnpinang,” ujarnya.

Ia juga berharapkan hasil Musda Amida Kepri terjalin kerjasama antara meseum se-Kepri untuk saling berkoordinasi demi memajukan permuseuman di Provinsi Kepri.

Ia juga minta bimbingan dari AMI agar bisa memberikan bimbingan kepada pengurus Amida Kepri untuk memajukan museum di Kepri. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here