Melayu Square Bakal Ditutup

0
1032
Food court: Pengendara melintas di depan Melayu Square akan disulap jadi bangunan food court. f-andri ds/tanjungpinang pos

Pembangunan Gedung Food Court Tepilaut Mulai Dilelang  

Dinas Pekerjaan Umum Kota Tanjungpinang bangun struktur bangunan food court dengan anggaran Rp 13 miliar tahun ini. Ini lebih mahal dibandingkan dengan anggaran gedung Gonggong hanya Rp 14,4 miliar tapi bangunan selesai.

Tanjungpinang – Pembangunan food court di kawasan Melayau Square, Tepilaut mulai dilelang Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tanjungpinang. Anggaranya cuma Rp 13 miliar.

Pemko juga melelang pengawasan pembangunan food court Rp 237 juta. Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah minta pemenang lelang sudah ada di Maret ini. Awal April nanti mulai pekerjaan pembangunan gedung food court empat lantai.

Baca Juga :  Sarjana Kepri Kalah Saing di Industri

”Tahap pertama hanya kontruksinya bangunanya saja,” kata Lis, kemarin.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kepri ini, membeberkan awalnya Pemko sudah menganggarkan dana Rp 25 miliar untuk pembangunan food court tahun ini.

Tapi, setelah disahkan APBD 2017, terjadi perubahan. Sisa anggaranya dari Rp 25 miliar, selain dana untuk food court, sisanya dialihkan untuk pembangunan ruang kelas baru dan pelunasan tunda bayar di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjungpinang.

”Tahap kedua sudah selesai di tahun 2018 nanti. Food court jadi ikon baru di Tanjungpinang,” tegasnya.

Baca Juga :  Koruptor Kembalikan Uang Rp11 M

Lis minta kepada BUMD Kota Tanjungpinang, untuk mencarikan solusi bagi pedagang di di kawasan Melayu Square selama pembangunan berlangsung.

”Dampak terhadap pedagang memang ada. Kita minta BUMD menyediakan lokasi baru untuk pedagang tersebut,” tegasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Kota Tanjungpinang, M Irfan menambahkan, pembangunan food court di eks Melayu Square sedang dalam proses lelang.

”Kita belum tahu siapa pemenang lelangnya,” kata M Irfan.

Ia menjelaskan, ada dua tahap proses lelang. Pertama, kalau di ikuti jadwal normal, proses lelang bisa mencapai satu bulan.

Baca Juga :  Kawal Hasil Reses di Musrenbang

Kedua, jadwal dipercepat hanya memakan waktu 22 hari saja.

”Kita minta jadwal di percepat. Supaya pemenang lelang gedung food court cepat dikerjakan,” ucap dia.

Yang perlu diingat, kata dia, gedung food court hanya dikerjakan tahap pertama saja, yakni struktur bangunan saja. Seperti kolom balok dan plat. Selama pembangunan berlangsung, kawasan Melayau Square ditutup sementara.

”Jadi, masyarakat perlu tahu ini semua,” terang dia.(ABAS-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here