Narkoba Masih Jadi Ancaman 2019

0
646
Kapolres saat mempublikasikan hasil tangkapan narkoba selama 2018, Senin (31/12).f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Peredaran narkoba di Kota Tanjungpinang masih cukup tinggi. Perlu keseriusan semua elemen masyarakat untuk memberantasnya.

Diakhir tahun 2018, pihak kepolisian menangkap tiga polisi yang bertugas Satuan Sabhara Polres Tanjungpinang sebagai pengedar narkoba. Dan, selama tahun 2018, kasus narkoba di Tanjungpinang mengalami peningkatan dibanding tahun 2017, lalu.

Tahun 2018 ada 739,77 gram sabu-sabu diamanakan selama satu tahun. Dan, sudah berapa banyak sabu-sabu dipakai para pemakai dan pengedari di Kota Gurindam ini.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, tahun 2018 kasus narkoba yang ditangani sebanyak 73 kasus dengan penyelesaian 55 kasus. Sedangkan tahun lalu sebanyak 55 kasus dengan tingkat penyelesaian 100 persen.

”Tahun 2018 masih ada kasus narkoba yang masih dalam proses, perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 naik 18 kasus sekitar 32 persen,” katanya Senin (31/12).

Baca Juga :  Perpusnas Gelar Bimtek Strategi Pengembangan dan TIK

Kapolres menuturkan, jumlah barang bukti narkotika selama 2018, ganja 37,93 gram, sabu-sabu 739,77 gram, ekstasi 39,5 butir dan psikotropika 8 butir.

”Kasus ganja 1 kasus, sabu 67 kasus dan ekstasi 4 kasus,” tuturnya.

Kapolres menyebutkan, untuk menekan meningkatnya kasus narkoba, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak penggunaan narkoba kepada seluruh elemen masyarakat.

”Kami akan terus berupaya memberantas peredaran narkotika dan menekan meningkatnya angka penggunanya,” sebutnya.

Lanjutnya, kasus kriminal umum tahun 2018, Polres Tanjungpinang menangani sebanyak 283 kasus. Dari 283 kasus, 220 kasus telah diselesaikan.

Sedangkan tahun lalu sebanyak 327 kasus dengan penyelesaian 184 kasus.

Baca Juga :  Gaji Belum Naik, Petugas Kebersihan Diminta Bersyukur

”Sebanyak 133 kasus yang menonjol tahun 2018 ini. Dengan jumlah pelaku 100 orang pelaku,” sebutnya.

Kapolres menyebutkan, kasus menonjol di Tahun 2018 curanmor 33 kasus yang terselesaikan 14 kasus, curas 11 kasus yang diselesaikan 10 kasus dan curat 42 kasus selesai 33 kasus.

”Pencurian 47 kasus Sekadau 20 kasus, Jumlah keseluruhan 133 kasus 77 kasus sudah diselesaikan,” jelasnya.

Sementara itu, kasus laka lantas tahun 2018, sebanyak 83 kasus. Tercatat 17 orang meninggal dunia, luka berat sebanyak 4 orang dan luka ringan sebanyak 132 orang.

”Sedangkan tahun lalu sebanyak 91 kasus. Tercatat sebanyak 26 orang meninggal dunia, 7 orang mengalami luka berat. 114 orang mengalami luka ringan,” tuturnya.

Baca Juga :  16 Adegan Tewasnya Sarminah

Ucok menambahkan, untuk pemberian sanksi atau hukuman terhadap personel Polres Tanjungpinang yang melakukan pelanggaran, tahun 2018 sebanyak 13 personel.

Tujuh personel mengikuti sidang disiplin dan enam personel mengikuti sidang kode etik. Sedangkan tahun lalu, sebanyak 11 personel.

Lima personel mengikuti sidang disiplin dan enam personel mengikuti sidang kode etik. ”Sebanyak 44 personel mendapat penghargaan dengan kategori kecepatan pengungkapan kasus dan berdedikasi tinggi,” ujarnya.

Ia berharap di tahun 2019, peredaran narkoba tidak ada lagi. Karena, narkoba adalah musuh bangsa dan negara. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here