Netizen Kritik Pelayanan Imigrasi

0
902
Arfa Yudha Indriawan

Arfa: Dicurigai TKI Nonprosedural

BINTAN – BEBERAPA netizen mengkritik pelayanan Imigrasi di media sosial. Warga pun mengeluhkan pelayanan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban.

Kritikan pelayanan permohonan paspor itu langsung ditanggapi oleh pimpinan imigrasi.

Arfa Yudha Indriawan, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban mengatakan, baru-baru ini ada warga Seri Kuala Lobam yang ditunda permohonan pengurusan paspor, karena dicurigai terkait TKI non prosedural.

Hal tersebut didapat setelah melakukan serangkaian wawancara terhadap pemohon, dan istrinya dengan teknik khusus standar keimigrasian.

Baca Juga :  WARS Bintan Lelang Jersey untuk Kemanusiaan

”Yang ada, kami tunda dulu permohonannya. Karena kami curigai, yang bersangkutan membuat paspor bukan untuk berlibur. Namun, diduga terkait bekerja di luar negeri, tidak sesuai prosedur yang ada. Bukan kami mempersulit yang bersangkutan,” katanya, Jumat (21/4).

Ia mengatakan, pihak Imigrasi seluruh Indonesia saat ini sedang fokus memperketat permohonan paspor bagi warga yang ingin menjadi TKI nonprosedural.

”Ya di tahun 2017 saja ada 7 orang yang kami tolak, diduga kuat akan menjadi TKI. Kami bukan mempersulit, tetapi melindungi WNI yang akan keluar negeri tidak sesuai prosedur. Karena hukuman di luar negeri jauh lebih berat, jika masuk dan datang ke negara lain tanpa dokumen yang lengkap dan tepat,” sebutnya.(JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here