Nurdin Berharap Iman Masjid Penghafal Alquran

0
649
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat menggelar Silaturahim Wali Santri Rumah Tahfiz Baitul Quran Batam dan Penyerahan SK Pondok Pesantren Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Batam di Bengkong, Minggu (16/12) malam.f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengapresiasi keberadaan pondok tahfizh yang tumbuh luar biasa bak cendawan di musim hujan. Tentu ini suatu yang sangat membanggakan, karena nantinya akan banyak lahir para penghafal Quran.

”Para penghafal Quran menjadi kebanggaan kita semua. Provinsi Kepri bangga manakala warganya menjadi masyarakat yang Qurani. Mereka cinta senang dan mengerti Alquran,” kata Nurdin saat menggelar Silaturahim Wali Santri Rumah Tahfiz Baitul Quran Batam dan Penyerahan SK Pondok Pesantren Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Batam di Bengkong, Minggu (16/12) malam.

Nurdin melanjutkan, agar segenap orangtua jangan ragu mendidik anaknya ke pesantren. Karena begitu banyaknya nilai positif, manakala mereka dititipkan proses belajar mereka ke pesantren.

Baca Juga :  DWP Provinsi Kepri Peringkat 10 Indonesia

”Anak-anak tidak hanya belajar umum saja, tapi juga mengerti agama,” jelasnya.

Provinsi Kepri juga mempunyai keinginan, ke depan di setiap masjid para imamnya adalah penghafal Alquran. Nurdin yakun semua itu akan terwujud.

”Jika sebagian masjid saat ini telah memiliki imam hafiz Quran, maka ke depan semua masjid di Kepri imamnya harus hafiz Quran,” kata Nurdin.

Pengasuh Rumah Tahfizh Baitul Quran Fatimatuz Zahro menjelaskan kalau model pembelajaran di tempat yakni memberikan pengajaran pendidikan haflah Quran. Santri biasanya akan mulai belajar kesini selepas bersekolah di pendidikan formal.

Baca Juga :  Suasana Harmonis Tercipta di Pilwako

Dimana santri belajar haflah Quran dengan sistem menyetor hafalan dan ber murojaah. Rumah tahfiz akan memulai memberikan pembelajaran pagi hari ba’da Subuh dan kembali melanjutkan belajar ba’da Maghrib. Tidak itu saja santri juga belajar ilmu lain seperti fiqih dan lain sebagainya.

Rumah tahfizh ke depannya juga menargertkan ke depan bisa menjadi pesantren.

”Tapi itu perlahan, setelah lahan milik kita di Tanjung Buntung dibangun pondok,” jelas Faitmauz Zahra.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Erizal Abdullah mengapresiasi keberadaan rumah tahfizh sebagai pencetak generasi Qurani. Generasi ini adalah generasi yang paling beruntung karena menjadi penjaga dan penghafal Quran.

Baca Juga :  Ancaman Krisis Air Masih Panjang di Tanjungpinang

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala MTs N 1 Bengkong Rudi Hartono, Kepala KUA Bengkong Unggul Hasibuan, Pengasuh Pesantren Mahasiswa Cirebon Muhammadun tamu dan para walisantri Rumah Tahfizs Bengkong. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here