Nurdin Sweeping Sampah di Laut

0
719
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat membersihkan sampah di Pelantar II Tanjungpinang, Sabtu (16/9).f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun langsung turun ke lapangan membersihkan sampah saat aksi gotong-royong terbesar di dunia yang dilakukan serentak, Sabtu (15/9).

Di Tanjungpinang, ada beberapa titik yang menjadi lokasi gotong-royong seperti di Pelantar I, II dan lainnya. Gubernur turun ke laut membersihkan sampah.

Nurdin menegaskan pentingnya lingkungan untuk terus dijaga keberadaan dan kebersihannya. Semua harus sadar dan komit menjaga itu untuk menciptakan masa depan yang baik bagi generasi penerus.

”Kebersihan adalah kebutuhan. Dalam agama pun menyebutkan bersih adalah bagian dari iman. Jadi seluruh wilayah ini harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Nurdin saat membuka acara World Cleanup Day 2018 di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (15/9).

Baca Juga :  Balmon Batam Beri Penghargaan Telkomsel Operator Terbaik

Setelah membuka acara itu, Nurdin bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko, Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, sejumlah pengusaha juga panitia dan para relawan melakukan konvoi dari Gedung Daerah menuju Pelantar I dan Pelantar II melakukan sweeping dan memungut sampah.

Hadir juga Penasihat PKK Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun dan Ketua Dharma Wanita Hj Rismarini Arif Fadillah. ”Kita ingin memasyarakatkan kegiatan ini agar lama kelamaan akan menjadi kebiasaan,” kata Nurdin.

Selain Tanjungpinang, ada sebelas titik utama aktivitas di Kepri. Di Bintan, kegiatan utama dilaksanakan di Kelurahan Kawal, Tanjunguban dan Lagoi. Kota Batam, titik utamanya ada di Dataran Engkuputri. Karimun meletakkan titik utama di Pesisir Pantai Pasar Sore Sungai Lakam Timur. Anambas di Pulau Siantan Tarempa. Kabupaten Natuna di Pantai Kencana Ranai.

Baca Juga :  Tinjau Pengamanan Gerak Jalan, Kapolres Ucok Jalan Kaki Sepanjang 17 KM

Sedangkan Lingga berada di tiga titik utama yaitu di Kelurahan Pancur, Cening dan Pantai Mempanak. Nurdin ingin aksi ini menjadi pelecut masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih sampah plastik yang berakibat buruk bagi biota laut. Nurdin pun selalu berpesan ke masyarakat di pulau-pulau untuk menjaga kebersihan laut dan tidak menjadikan laut sebagai tong sampah.

Nurdin melanjutkan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat dan berlingkungan harus punya niat untuk bersatu bersama menjadi lebih baik. Apalagi mengangkut kebersihan di wilayah sekitar. Masyarakat harus memberi contoh dan kelakuan yang menjadi keyakinan yang baik.

Baca Juga :  26 Calon Prajurit TNI AL Ikuti Sidang Pantukhirda

”Sudah bersih apa belum dilingkungan sekitar kita, ini budaya yang harus kita biasa kan apa lagi perilaku yang bijak ini di tunggu oleh masyarakat,” lanjut Nurdin.

Nurdin menambahkan Kepri yang merupakan daerah yang lebih besarnya air dari pada daratan inilah yang harus dijaga. Apalagi laut, sungai dan danau adalah sumber penting yang harus selalu bersih yang dititip Allah SWT. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here