Omzet Usaha Tempe Turun 40 Persen

0
550

Geliat perekonomian di Kabupaten Natuna kian lesu, dan itu berdampak pada turunnya omzet pengusaha tahu dan tempe di Kota Ranai.

NATUNA – Bahkan, omzet mereka mengalami penurunan mencapai 40 persen. Cak Bambang, salah satu pengusaha tahu dan tempe ternama di Kota Ranai mengaku, penurunan omzet berdampak pada jumlah produksi tahu dan tempe.

Bambang mengungkapkan, yang biasanya bisa menghabiskan 100 kilogram biji kedelai dalam satu hari. Namun, saat ini ia hanya menghabiskan kedelai 70 kilogram saja. ”Awal tahun ini, paling banyak saya menghabiskan 80 kilogram kedelai. Kalau tahun lalu, dalam satu bulan saya bisa memproduksi 3 ton,” kata Cak Bambang, Kamis (1/2).

Baca Juga :  Danlanal Natuna Lepas Yacht Fukumaru

Menurutnya, kondisi ini sangat jauh menurun dari sbelum-sebelumnya.
Penurunan omzet ini cukup terasa bagi usaha rumahan (Home Industri), seperti yang dilakoni Cak Bambang.

Pasalnya, ia harus menanggung upah empat orang karyawannya yang bekerja memproduksi tahu dan tempe. ”Kita lihat saja sampai pertengahan tahun ini. Karena selain pelanggan tetap, seperti rumah makan dan pasar Ranai target pelanggan kita adalah karyawan proyek besar seperti pembangunan pertahanan yang berlangsung saat ini,” ungkap Cak Bambang.

Selain omzet, produksi tahu dan tempe juga berpengaruh pada harga bahan baku kedelai. Saat ini harga kedelai mencapai Rp 425 ribu per karungnya, dan isinya sebanyak 50 kilogram setiap karung. ”Beberapa bulan lalu, harga kedelai masih Rp 400 ribu, sekarang sudah naik lagi,” tutupnya.

Baca Juga :  Penagi Jadi Contoh Kampung Tertib Lalulintas

Bambang menyebutkan, kondisi ini terus menurun sementara harga kedelai terus naik. Ia mengaku bingung, jika usahanya nanti akan terhenti jika situasi perekonomian terus lesu.

Namun, ia tidak mengetahui persis kenapa perekonomian di Natuna lesu. Bambang berharap, situasi perekonomian Natuna kembali normal seperti sediakala. Sehingga, ia bisa memproduksi lebih banyak tahu dan tempe untuk memenuhi pesanan pelanggannya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here