Pabrik Es Minim, Ikan Nelayan Membusuk

0
863
JEJER: Kapal nelayan berjejer di dermaga. Saat musim utara tiba banyak nelayan sementara berhenti berlayar. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Anambas – Pemkab Anambas belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi krisis es yang terjadi di Anambas. Ini menjadi masalah bagi sejumlah nelayan kecil karena ikan hasil tangkapan menjadi membusuk dan tidak laku dijual.

Saat ini belum ada perusahaan es berskala besar yang beroperasi di Anambas. ”Ada beberapa pabrik es tapi itu di Antang saja. Itupun pengelolaannya bukan berhubungan langsung dengan pemerintah daerah. Namun, masih berhubungan dengan pemerintah provinsi. Sehingga pemerintah daerah belum punya pilihan tepat.

”Diakuinya, di Anambas hanya pabrik es yang di Antang saja yang beroperasi. Pabrik yang lainnya sudah tutup karena biaya operasionalnya khususnya konsumsi BBM sudah menggunakan BBM Industri, jadi banyak yang tidak mau dan memilih tutup,” ungkap Sekertaris Dinas Perikanan Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Yusmadi kepada wartawan, Jumat (24/3).

Baca Juga :  Pemda Persiapkan Bursa Kerja

Menurutnya, pabrik es Antang masih bisa beroperasi karena BBM-nya disubsidi oleh pemerintah Provinsi sehingga masih bisa bertahan.

”BBM pabrik es Antang itu disubsidi pemerintah Provinsi, makanya masih bisa bertahan,” ungkapnya lagi.

Satu-satuya cara untuk mengatasi hal ini yakni pemerintah daerah menyurati kepada pemerintah Provinsi agar pengroperasian pabrik es yang ada di Antang itu tetap dimaksimalkan. Artinya, produksi esnya yang harus dimaksimalkan, sehingga bisa mencukupi kebutuhan nelayan lokal.

”Belum lama ini Bupati sudah menyurati Gubernur agar pabrik es Antang dimaksimalkan,” jelasnya.(Indra Gunawan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here