Pamhut Amankan Hutan Sei Pulai

0
1034
KERING: Inilah kondisi air di Sungai Pulai, sumber air bersih untuk masyarakat Kota Tanjungpinang saat musi kemarau. f-adly/tanjungpinang pos

DOMPAK – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepri Yerry Suparna menyampaikan, sudah ada tersangka bersama barang bukti hasil penjarahan hutan lindung di Kepri yang diproses pihak kepolisian.

Menurut dia, belum lama ini petugas Pengamanan hutan (Pamhut) yang sudah tersebar di Pulau Bintan, baru saja mendapati dan melapor salah satu masyarakat yang dengan sengaja membabat hutan lindung di kawasan hulu Sungai Pulai Bintan.

Bahkan, kata dia, petugas Pamhut bersama jajaran di DLHK diminta sebagai saksi ahli di persidangan Pengadilan Tanjungpinang, terkait banyak kasus yang berhubungan dengan hutan lindung, sudah masuk di persidangan. ”Kita minta Pamhut bekerja maksimal, jangan takut, kalau memang sudah diperingati namun masih membantah, sebaiknya dilaporkan ke pihak berwajib,” tambahnya.

Sebelumnya, Koordinator Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tanjungpinang-Bintan DLKH Kepri, Ruah Alim Maha mengatakan, bahwa saat ini di beberapa wilayah sudah dibangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk petugas Pemhut di kawasan Tanjungpinang-Bintan, berjumlah sebanyak 15 orang.

Mereka bekerja di bawah komando Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Pekanbaru untuk melakukan pengawasan hutan produksi di kawasan Tanjungpinang-Bintan. dengan gaji sekitar Rp 1,7 juta per bulan.

Petugas ini direkrut beberapa bulan lalu dan sudah menjalani masa tugas sekitar dua bulan. Mereka siap menjaga serta mengawasi adanya aktivitas ilegal di lokasi penempatannya. Lokasi penempatannya pun dibagi menjadi tiga.

Yakni, Tanjungpinang jangkauan pengawasannya di kawasan Batu Kucing dan Sungai Pulai-perbatasan Tanjungpinang Bintan. Lalu di Kijang dan Toapaya, meliputi kawasan Pulau Kelong, Tambelan, dan kawasan sekitarnya. Terakhir, di Bintan utara, meliputi kawasan Tanjunguban dan Teluk Sebong. ”Dalam waktu dekat juga akan ada perekrutan di Lingga,” tambahnya demikian. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here