Pansus Minta Data Kawasan Kumuh Diperjelas

0
751
KAWASAN KUMUH: Salah satu lokasi kawasan pemukiman kumuh di Sungai Lakam Barat, Karimun.F-ALRION/tanjungpinang pos

KARIMUN – PIHAK Panitia Khusus (pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, menjelaskan secara keseluruhan kawasan kumuh di Karimun.

”Apa hanya di Pulau Karimun saja kawasan pemukiman kumuh di Karimun ini. Apa tidak ada di Kecamatan Durai, Buru, Moro, Kundur, Belat dan berapa jumlah penduduk yang tinggal dikawasan kumuh tersebut. Bagaimana cara pemerintah mencegah, jika ada pemukiman kumuh muncul,” kata Zai Zulfikar, Anggota DPRD Karimun,

Masih kata Zai Zulfikar, bahwa yang dibuat kali ini adalah Peraturan Daerah (Perda) bukan Peraturan Bupati (Perbup). Sehingga, diperlukan data yang jelas dan tidak hanya 6 wilayah saja.

Baca Juga :  Lampu Jalan Banyak yang Rusak

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah harus membuat tata cara pencegahan pemukiman kumuh.

Tata cara itu, lanjut Zai, juga dilengkapi draf Ranperda dengan kajian akademisnya. Sebelumnya, Pemkab Karimun menetapkan kawasan pemukiman kumuh seluas 49,76 hektareyang tersebar di 6 wilayah pemukiman penduduk. Penetapan kawasan pemukiman kumuh itu, telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Karimun.

Kawasan itu yakni Pulau Kambing seluas 7, 40 Hektare Telaga Tujuh seluas 16, 12 Hektare, Kampung Orari seluas 9, 80 Hektare di Kecamatan Karimun. Kemudian, di Kecamatan Baran Barat seluas 2,1 Hektare, Gang Asoka seluas 4, 67 Hektare, Kuda Laut seluas 9, 67 Hektare.

Baca Juga :  Polres Karimun Mulai Operasi Simpatik

Menurutnya, pencegahan terhadap tumbuh dan berkembangnya perumahan dan pemukiman kumuh dilakukan melalui pengawasan, pengendalian dan pemberdayaan masyarakat.

Sedangkan, peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman melalui pola penanganan pemugaran, peremajaan dan pemukiman kembali. Tahun ini, Kementerian Pekerjaan Rumah dan Perumahan Rakyat telah memfasilitasi penanganan kawasan kumuh.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here