Pasang, Air Laut Banjiri Tanjunguban

0
1062
Banjir: Pengemudi sepeda motor tampak mendorong kendaraannya yang mogok karena banjir rob di Tanjunguban, Minggu (12/2).f-jendaras karloan/tanjungpinang pos

TANJUNGUBAN – Banjir pasang air laut atau banjir rob mengepung wilayah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Minggu (12/2). Akibatnya, aktivitas warga terganggu selama beberapa jam.

Ardian, salah seorang warga menyebutkan, banjir air laut saat ini lebih tinggi dibandingkan banjir rob pada bulan lalu. Beberapa ruas jalan dan pemukiman terendam air laut yang meluap hingg ke darat.

”Tadi di wilayah Jalan Bakti Praja, Jalan Nipah, Mentigi, Pasar Lama dan wilayah masuk Pertamina banjir akibat air laut. Ada juga kendaraan yang mogok tadi,” katanya.

Baca Juga :  Masa Normal Baru Covid-19, Pilkada Jadi Festival Gagasan

Ia menyebutkan, banjir yang terjadi sejak pukul 09.00 WIB dan bertahan hingga pukul 13.00 WIB ini mengganggu aktivitas warga dan menyebabkan puluhan rumah terendam air.

”Ini siklus alam, besok mungkin lebih parah lagi. Beberapa rumah dan toko di Pasar Lama banyak yang terendam air,” tambahnya.

Sementara itu Dian warga Tanjunguban lainnya mengatakan jika kondisi banjir rob cukup menghambat aktivitas. Selain air laut cepat merusak kendaraan, ruas jalan yang sempit juga membuat lalu lintas tidak teratur.

Baca Juga :  Pusat Turun Tangan, Kapal Wajib Mengaktifkan AIS

Pantauan di lapangan, nampak sejumlah warga mendorong motornya karena mogok. Ada juga warga yang memaksakan diri melewati genangan air.

Banjir tidak bisa dihindari lantaran air laut yang pasang. Sehingga, seluruh selokan air penuh dan air terdorong hingga ke jalan raya. Ini yang membuat aktivitas ekonomi terganggu.
Rob (Bahasa Jawa) adalah banjir air laut atau naiknya permukaan air laut. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here