Pasokan Sayuran Stabil, Harga Masih Tinggi

0
1040
Sayuran pedagang di Pasar Bukit Tembak, Meral. Pasokan sayuran masih stabil tetapi harga tinggi.f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – Pasokan sayuran mayur di Karimun mulai menunjukkan kestabilan, tetapi harganya masih tergolong tinggi. Sebab, daya beli yang meningkat dan pasokan yang sebelumnya tersendat penyebab tidak stabilnya harga sayuran di atas puluhan ribu.

”Kalau pasokan mulai stabil tetapi harga masih tinggi,” ucap Buyung pedagang sayur mayur di Pasar Bukit Tembak, Meral, Karimun, Kamis (1/2).

Buyung menyebutkan, jika cabai merah, cabai hijau dan sayuran lainnya didatangkan dari Padang Panjang, Sumatera Barat. Karena itu, biaya pengiriman dari daerah itu tergolong tinggi dan berdampak pada harga penjualan.

Baca Juga :  Dewan Ngadu ke Kemenhub Terkait Izin PT GRM

”Harga cabai merah per kilogram Rp 65 ribu, dan cabai rawit Rp 70 ribu per kilogram. Untuk tomat Rp 12 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga sayur kol, bayam, bawang prei, di kisaran Rp 15 ribu per kilogram. Sementara, harga bawang merah Rp 25 ribu per kilogram demikian bawang putih. Pasokan dari petani Karimun cukup membantu ketersediaan sayuran,” sebut Buyung.

Tingginya harga sayuran di Karimun, karena harga di daerah asal masih tinggi. Ditambah biaya operasional pengiriman barang ke Karimun menggunakan jalur laut, darat dan terkadang menggunakan pesawat dari Batam.

Baca Juga :  Jadwal Kapal Asal Malaysia Dibatasi

Harga bisa lebih murah, jika harga di daerah asal mengalami penurunan atau petani sedang memasukin panen raya. Demikiannya halnya, dengan petani Karimun dapat memasok kebutuhan pasar dan mampu mengimbangi harga.

Pemerhati ekonomi Karimun, Firdaus mengatakan, untuk menekan harga barang, Pemerintah bisa duduk bersama dengan pihak angkutan darat, laut dan buruh, pedagang. Mencari solusi, sehingga untuk dapat menstabilkan harga. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here