Pedagang Rebutan Kios

0
729
PASAR BARU: Anggota DPRD Tanjungpinang Pepy Candra dan utusan pejabat Disperindag Tanjungpinang meninjau stok sembako dan sayur mayur di kawasan Pasar Baru Tanjungpinang, belum lama ini. F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

Proyek Pasar Baru II Lelet

Pengoperasian Pasar Baru II rawan menimbulkan konflik antarpedagang. Hal ini karena jumlah kios tidak seimbang dengan jumlah pedagang. Jumlah pedagang yang berhak dapat kios ada 45 orang, sementara jumlah kios hanya 30.

Tanjungpinang – Para pedagang mulai khawatir tidak mendapatkan kios di pasar akan di resmikan Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dalam waktu dekat ini.

Kepala Bidang Operasional BUMD Tanjungpinang Zohran mengatakan, serah terima bangunan yang rencananya akhir Maret ini.

Hanya saja,dibangun pascaterbakar beberapa tahun lalu itu, disinyalir akan menimbulkan konflik baru bagi manajemen BUMD dan Disperindag Kota Tanjungpinang bersama puluhan pedagang sekitar.

Pasalnya, belum rampungnya soal pembagian kios sementara, rencananya Pasar Baru II akan dioperasikan Senin (20/3) mendatang.

Jumlah pedagang sesuai database BUMD ada 45 pedagang yang berjualan sebelum pasar tersebut terbakar. Jumlah kios yang tersedia hanya 30 meja saja.

Baca Juga :  Amdal Selesai, Reklamasi Dimulai

”Ini yang membuat kami pusing dan harus dipertimbangkan supaya tidak terjadi gejolak,” tegas Zohran kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (8/3) kemarin via ponsel.

Zohran mengaku, dirinya akan terus berkoordinasi dengan Disperindag Kota terkait masalah itu. Salah satu solusinya, kata dia, para pedagang 45 orang ini akan di seleksi oleh tim BUMD. Karena telah ditemukan ada satu orang pedagang yang terdata oleh tim BUMD memiliki dua sampai lima kios di Pasar Baru II ini.

”Kita harus tegas. Satu pedagang satu kios saja,” bebernya sambil menceritakan saat ini pasar itu belum tersedia listrik dan air bersih.

Pasar ini juga belum serah terima aset oleh Kementerian Perdagangan ke Pemko Tanjungpinang. Sambil menunggu proses serah terima aset Disperindag Kota, BUMD fokus mengurus listrik, air dan pembagian jatah kios kepada puluhan pedagang.

Baca Juga :  Service Berkala Mobil Toyota Diskon 50 Persen

”Kita berharap Disperindag terus melobi Kemendag, supaya bangunan ini segera beroperasi kembali,” harapnya.

Sebelumnya, Kabid Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Desi Afrianty menjelaskan setelah Pasar Baru II diserahterimakan maka Pemko akan cepat meresmikan pasar tersebut.

Menurut dia, saat ini masih dalam tahap proses hibah dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Saat ini Disperindag Kota melakukan proses laporan ke Kementerian Perdagangan selaku pemilik anggaran.

”Setelah adanya surat serah terima akan langsung di resmikan oleh Pak Wali Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Nantinya, pedagang yang akan menempati kios tersebut, pemerintah prioritaskan pedagang lama yang dahulunya mempunyai lapak dagang di sana yang terbakar beberapa tahun lalu.

”Proritas kepada pedagan lama yang berjualan dilokasi ini,” ungkapnya.

Desi menyebutkan, di Pasar Baru II sudah ada 30 kios siap pakai. Juga sudah tersedia dua toilet yang bisa digunakan para pedagang dan pembeli.

Baca Juga :  30 Wakil Rakyat Sudah Ukur Baju

Di dalam kios juga dibangun dua lantai, lantai atas dipersiapkan untuk menyimpan barang-barang milik pedagang.

Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang, Pepy Candra saat meninjau Pasar Baru II belum lama ini, mengharapkan bangunan bisa digunakan secepatnya, supaya bisa bermanfaat bagi pedagang yang tidak mempunyai kios.

Kemudian, ia kembali berharap konsep Pasar Baru II ini, dengan sistem penjualan grosiran sehingga para pedangan kecil dan pengawasan harga bisa lebih terpantau.

”Bukan hanya pedagang penjual pakai saja yang berjualan disini tetapi bisa digunakan para pedagang grosiran seperti beras, gula dan barang sembako lainya. Agar masyarakat saat ke pasar banyak pilihannya,” ujarnya.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here