Pegawai BUMD Tertangkap Tangan Tim Saber Pungli

0
865
DITANGKAP: Slamet, pegawai BUMD Tanjungpinang ditangkap Tim Saber Pungli Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Slamet Naikkan Sewa Kios ke Pedagang

Slamet, Pengawas Sewa Lapak Pasar BUMD Tanjungpinang diamankan dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) Tim Saber Pungli Polda Kepri, Jumat (17/2) kemarin. Kenapa? 

Tanjungpinang – Diberi kepercayaan tapi tak amanah. Itulah yang membuat Slamet ditangkap beserta sejumlah uang sebagai barang bukti. Slamet ditangkap di Pasar Bintancenter Batu 9 karena menyewakan kios di pasar itu di atas harga yang sudah ditetapkan manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang.

Setelah menangkap Slamet, Tim Saber Pungli langsung bergegas ke Kantor PT Tanjungpinang Makmur Bersama (BUMD) yang terletak di Pelantar Mutiara, Potong Lembu, No.4 RT 01/RW XI Kelurahan Tanjungpinang Barat.

Di kantor itu, polisi menggeledah sejumlah berkas-berkas transaksi sewa menyewa lapak kios dan meja. Polisi pun membawa dua bundel berkas dari sana.

Setelah itu, Slamet dibawa ke Polres Tanjungpinang bersama berkas dan barang bukti tersebut. Sedangkan kantor itu langsung dipasang police line.

Baca Juga :  KPK Minta e-Planning dan e-Budgeting Terintegrasi

Aparat kepolisian belum memberitahukan berapa barang bukti uang yang diamankan dari tangan Slamet. Kasus ini sedang ditangani Polda Kepri.

Di Polres Tanjungpinang, Urip, pengacara Pemko Tanjungpinang langsung hadir. Slamet merupakan kliennya.

”Yang bersangkutan (Slamet) ditangkap Tim Saber Pungli saat melakukan transaksi jual beli lapak pasar sayur dan buah bersama seseorang,” ujar salah satu anggota.

Dirut BUMD Kota Tanjungpinang, Asep Nana Suryana kaget saat dihubungi Tanjungpinang Pos terkait anaknya buahnya yang ditangkap Tim Saber Pungli.

Saat Tanjungpinang Pos turun ke lapangan, nampak Kantor BUMD sudah sepi. Pita plastik berwarna kuning tampak jelas menyegel kantor tersebut.

Beberapa petugas polisi tampak siaga dengan senjata laras panjang di depan kantor itu.
Salah satu saksi mata, Sui Kim Lu (35) warga Pelantar III mengatakan, bahwa kantor pelat merah tersebut digerebek oleh Tim Saber Pungli beserta sejumlah polisi.

Baca Juga :  Satu Memalak, Satu Bela Kawan

”Tadi ramai. Pak polisi bawa pergi satu orang. Sekarang kantor kosong cuma dijaga saja,” kata dia.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro membenarkan oknum tersebut ditangkap karena melakukan pungli.

”Statusnya di PT.Tanjungpinang Makmur Bersama itu sebagai pengawas sewa lapak,” jelasnya.

Asep Nana Suryana juga mengakui, bahwa kabar tidak enak ini sudah disampaikannya kepada Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah.

Baginya, Tim Saber Pungli patut diapresiasi karena berhasil menegakkan kebenaran.

”Ini pelajaran dan contoh untuk kita semua. Yakinlah, setiap tindakan kita pasti ada yang mengawasi. Bekerjalah sesuai porsi,” kata dia yang mengaku bahwa BUMD sudah memiliki SOP serta surat keputusan dalam setiap kebijakan yang dibuat.

”Ini ulah oknum yang tidak amanah,” kesalnya.

Baca Juga :  2018, Ongkos Naik Haji Naik Jadi Rp35,79 Juta

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro juga turun ke lokasi saat dilakukan penggeledahan di Kantor BUMD.

Menurut Joko Bintoro, penangkapan dilakukan tim gabungan antara Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri yang dipimpin AKBP Arif Budiman.

Ia mengatakan, operasi tangkap tangan ini setelah aparat mendapat informasi dari warga adanya penyelewengan harga penyewaan kios di Bintancenter.

”Kita masih selidiki lebih lanjut. Ini OTT gabungan Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri. Oknum itu masih kita periksa di Polres,” tambahnya.

Informasi lainnya, Slamet ditangkap ketika melakukan transaksi sewa kios di atas harga yang sudah ditetapkan oleh BUMD. Diamankan juga kwitansi bukti transaksi penjualan lapak dengan beberapa pedagang di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang.(YOAN-RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here