Pekajang Minim Sarana dan Tenaga Pendidik

0
731
SALAT: Guru dan siswa melaksanakan salat berjamaah disalah satu ruang belajar. f-MUHAMMAD HASBI/tanjungpinang pos

LINGGA – SARANA pendidikan diwilayah paling selatan Kabupaten Lingga, provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sangat memperihatinkan dan membutuhkan perhatian. Letaknya yang jauh dan berbatasan langsung dengan provinsi Bangka Belitung, membuat desa Pekajang kabupaten Lingga kian terisolir.

Baik itu akses transportasi maupun sarana telekomunikasi, hingga soal dunia pendidikan seperti SD Negeri 022 Pekajang. Sebagai daerah penghasil timah, namun seolah Pekajang terlupakan dan tidak memiliki sarana penunjang untuk masyarakat. Hal itu disampaikan seorang guru, yang mengaku bernama M Suderi, Selasa (2/5).

Baca Juga :  Kiki Lida Meriahkan Halal Bihalal LAM Lingga

”Sarana dan prasarana seperti ruang kelas, perpustakaan hingga rumah guru rusak berat. Parahnya, kondisi tersebut terkesan dibiarkan tanpa ada perbaikan sejak Provinsi Kepri berdiri sendiri,” tegas Suderi.

Selain soal pendidikan, persoalan lainnya yang belum terselesaikan yakni tidak tersedianya jaringan telekomunikasi yang memadai. Sehingga, membuat para guru harus pergi Provinsi Bangka Belitung untuk mengirim data pokok pendidikan (Dapodik) maupun pengurusan lainnya.

Sementara untuk SMP Negeri 08 Desa Pekajang sampai saat ini masih kekurangan guru. ”Pernah ada beberapa guru tidak tetap (GTT) yang mengajar, namun karena tidak tahan berada di daerah terpencil akhirnya meminta dipindahkan.(MUHAMMAD HASBI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here