Pembangunan Karakter dan Mental Paling Penting

0
487
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat menyematkan Tanjak pada Rakerja Persatuan Tarbiyah (Perti) Kepri di Aula Hotel PIH, Batam, Sabtu (22/7). f-istimewam/humas pemprov kepri

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, pembangunan tidak ada kata berhenti. Selalu ada ada aktivitas fisik yang dibangun. Namun yang terpenting terus membangun karakter, mental dan spritual generasi penerus yang baik.

BATAM – ”Kita harus berani mempersiapkan regenerasi. Mempersiapkan kepemimpinan yang membangun umat,” kata Nurdin saat Silaturahmi dan Halalbihalal Yayasan Ar Rouf Batam di Pendopo Jogokali Ar Rouf Batam di Komplek Griya Pratama Batuaji Batam, Sabtu (22/7).

Nurdin sepanjang akhir pekan ini memang menghadiri banyak aktivitas dengan masyarakat. Beberapa acara halalbihalal dihadirinya. Pada kesempatan ini juga, kata Nurdin dia bisa berjabat tangan dengan masyarakat. Apalagi saat Idul Fitri lalu tak semua bisa bersilaturahmi langsung.

Sebelum hadir di Yayasan Al Rouf, Nurdin menghadiri Silaturahmi dan Halalbihalal Keluarga Besar Bugis Bone se-Provinsi Kepulauan Riau di Golden Prawn, Batam. Nurdin juga membuka Rapat Kerja Daerah Persatuan Tarbiyah (Perti) Kepri di Aula Hotel PIH, Batam.

Baca Juga :  Safari Subuh Berlanjut ke Padang

Nurdin kemudian bertolak ke Karimun untuk melakukan kunjungan ke sejumlah SLTA di Karimun dan bertemu para kepala sekolah. Usai dari Karimun, sekitar pukul 22.30 Nurdin kembali ke Batam.

Karena pada Minggu (22/7) subuh, Nurdin bersafari di Masjid Agung Hidayatullah Kampus I Hidayatullah Batu Aji Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Batam. Sekitar pukul 10.00 Nurdin membuka Kejurnas Balap MOTOPRIX Tahun 2018 Putaran 4 Region 1 Sumatera di Tumenggung Abdul Jamal Batam.

Tentang pembangunan, kata Nurdin, gedung-gedung tinggi selalu terbangun. Jalan dan jembatan selalu dibangun. Yang paling penting adalah terus mempertebal keimanan. Untuk hal ini, kata Nurdin, tak mungkin pemerintah sendiri.

Baca Juga :  Cetak Generasi Muda yang Agamais

Semua elemen keagamaan harus berperan aktif. Nurdin berterima kasih kepada masyarakat dan lembaga yang sudah mengisi peran itu. Apalagi kini, ketika kemajuan zaman dan modernisasi bergerak cepat, pembangunan keagamaan harus memanfaatkan kecepatan tersebut untuk menebar kebaikan. Karena, kata Nurdin, tantangan selalu ada di segala sisi.

Tak hanya kemajuan teknologi, paham-paham radikal terus menyebar. Upaya mengadu domba selalu muncul. Selalu ada yang ingin memecah belah masyarakat negeri ini. ”Kalau tidak kita bentengi akan bahaya. Kalau tak dibentengi dengan agama akan rontok,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin kalau generasi Kepri tidak diperkuat dengan pembangunan mental dan spritual akan berbahaya. Ancaman yang merusak generasi bangsa terus bermunculan, seperti narkoba dan paham-paham yang memecah belah bangsa.

Baca Juga :  759 Pejabat Eselon III dan IV Segera Dievaluasi

”Jangan terperangkap dalam arena adu domba,” kata Nurdin saat menghadiri Rapat Kerja Daerah Persatuan Tarbiyah (Perti) Kepri di Aula Hotel PIH, Batam, Sabtu (21/7).

Menurut Nurdin, saat ini selalu muncul gangguan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gangguan itu kadang didukung dengan kemajuan teknologi yang disalahgunakan. ”Selalu ada kejahatan untuk mempengaruhi generasi muda kita. Ini yang harus kita bentengi,” kata Nurdin.

Karena itu, Nurdin sepakat dengan tema Rakerda ini. Karena, akan ada manfaat hasil rakerda untuk generasi muda dan bangsa ini.(MARTUNAS – SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here