Pemilihan Sekretaris ’Memanas’

0
612
ARIEFSumarsono petugas penghitungan suara dari Askab PSSI Bintan (kanan), menyaksikan voter menggunakan hak suara, saat KLB Asprov PSSI Kepri, di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (7/4) lalu.f-yendi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – EXECUTIVE Committee (Exco) terpilih belum menetapkan struktur kepengurusan Asprov PSSI Kepri. Namun, sejumlah nama untuk pemilihan jabatan sekretaris Asprov PSSI Kepri makin ‘memanas’, Selasa (10/4) kemarin.

Rencana awal, pengangkatan sekretaris dan pembentukan kepengurusan Asprov PSSI Kepri, langsung dilaksanakan pada akhir agenda Kongres Luar Biasa (KLB), Sabtu (7/4) lalu. Namun, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun selaku ketua terpilih tidak berada di tempat. Padahal, saat itu sejumlah nama kandidat untuk jabatan sekretaris sudah beredar. Namun, pembentukan pengurus ditunda, dalam pekan ini.

Hingga Selasa (10/4) kemarin, pembentukan pengurus dari lima orang Exco terpilih, belum tuntas. Dari informasi beredar, sejumlah nama kandidat sekretaris sudah masuk ke daftar H Nurdin Basirun, selaku ketua terpilih sekaligus Ketua Exco. Hanya saja, H Nurdin Basirun belum menentukan pilihan. Meski ada beberapa nama yang harus dipertimbangkan.

Baca Juga :  PSTS Lolos, Nasib Porse Tragis

”Banyak yang ingin menjadi sekretaris itu. Berbagai cara pula yang dijalani mereka, untuk mendapatkan simpatik dari Pak Gubkepri, selaku Ketua Asprov PSSI Kepri,” ujar seorang pejabat kabinet Nurdin-Isdianto saat ini, yang enggan ditulis namanya, kemarin.

Arief Sumarsono, seorang voter asal Askab PSSI Bintan menyampaikan, saat ini jabatan sekretaris Asprov PSSI Kepri menjadi rebutan. Wajar jika suasana pengangkatan sekretaris Asprov PSSI Kepri semakin panas. Nama yang muncul untuk sekretaris itu antara lain Junaidi (PSTS Tanjungpinang), RME Mansyur Razak Plt Ketua Askot PSSI Tanjungpinang, Efendi alias Pendi (YSK 757) dan Endi Maulidi.

”Ada yang berambisi, dan ada pula yang biasa-biasa saja. Kami dari Bintan berharap, sosok sekretaris yang ditetapkan Exco nanti, benar-benar profesional. Tidak dipandang dari kedekatan, dan bisa mengakomodir semua askab, askot dan klub serta asosiasi futsal,” harap Arief. ”Kalau salah pilih sekretaris dan tak bisa mengakomodir semua voter, Asprov PSSI tak bisa jalan juga, ke depannya. Di sini lah peran lima orang Exco, dalam menentukan kepengurusan nanti,” sambungnya.

Baca Juga :  PSTS Belum Berpuas Diri

Sebelumnya, Johar Lin Eng selaku Anggota Exco PSSI pusat menyarankan, sekretaris Asprov PSSI itu mesti menguasai dan memahami statuta (anggaran dasar organisasi) PSSI. Karena, ada beberapa hal yang berubah dalam statuta PSSI. Kemudian, sekretaris Asprov wajib menguasai Teknologi Informasi atau IT. Karena, informasi dan pendaftaran klub, dilakukan secara online.

”Nah, email Asprov PSSI (provinsi) itu tak bisa dibuat dari pengurus maupun Exco terpilih. Untuk email Asprov PSSI Kepri, sudah ada emailnya dari PSSI pusat. Makanya, sekretaris itu orang yang bisa IT dan mau kerja, muda, memahami statuta, serta cerdas,” kata Johar Lin Eng.

Baca Juga :  Fokus Akta, Silaturahmi PSTS Ditunda

Bambang, seorang anggota Exco terpilih Asprov PSSI Kepri menyampaikan, saat ini, belum ada pembahasan pembentukan kepengurusan maupun pengangkatan sekretaris. ”Kami masih menunggu informasi Pak Gubernur Kepri selaku ketua Exco, untuk membahas pembentukan kepengurusan Asprov ini. Sampai setakat ini, belum ada jadwal pembentukan pengurus itu,” tambah Bambang, Selasa (10/4) sore kemarin.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here