Pemkab Batalkan Rekomendasi Izin Lobindo

0
817
BAUKSIT: Aktivitas penambangan bauksit, tahun lalu. F-dok/tanjungpinang pos

BINTAN – Pemkab Bintan melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja membatalkan rekomendasi penambangan bauksit di Kijang, Bintan Timur kepada PT Lobindo.

Pembatalan diterbitkan oleh Kadis PMPTSPTK Hasfarizal Handra melalui surat No.570/DPM PTSPTK/990 tanggal 23 November 2017.

Surat yang berisi lima (5) poin tersebut ditujukan kepada pimpinan PT Lobindo Mining. Hal ini disampaikan kuasa hukum PT Gandasari, Arief Hidayat SH kepada koran ini, kemarin.

Di dalam surat itu disampaikan, bahwa sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) 14 hari yang ditetapkan pada izin lokasi, permohonan tersebut belum menjadi keputusan. Dan, terhitung sebagai izin yang tidak dilanjutkan.

Baca Juga :  Dewi Kumalasari Reses, Warga Curhat Jalan Rusak

Di dalam surat itu disebutkan lahan yang diajukan Lobindo tersebut juga diklaim oleh PT Multi Dwi Makmur (MDM). Perusahaan tersebut menyurati Dinas PMPTSPTK terkait lahan yang disertai bukti kepemilikan 142 alas hak.

Kepada Dinas PMPTSPTK, perusahaan tersebut juga menyatakan tidak bersedia lahannya dibebaskan oleh PT Lobindo. Dan, juga tidak mau melakukan kerja sama bisnis.

Oleh karena itu, Hasfarizal, dalam suratnya menyatakan lahan tersebut masih memungkinkan digunakan pihak lain. Yang berencana melakukan investasi di lahan yang sama.

Baca Juga :  Spektakuler, Bupati Ajak Sukseskan TdB 2018

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, selain PT MDM, PT Gandasari juga mengklaim memiliki hak atas lahan yang diajukan PT Lobindo untuk menambang bauksit di Kijang, Bintan Timur. Lahan itu masih dalam status quo dan belum memiliki keputusan hukum tetap.

Terkait izin tersebut, selain Pemkab Bintan, Pemprov Kepri melalui Dinas ESDM juga menerbitkan surat larangan melakukan aktivitas tambang. Larangan berlaku hingga Lobindo menyelesaikan kewajibannya kepada pemegang hak atas tanah yang sah menurut undang-undang. (git)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here