Pemkab Bentuk Tim Monitoring Keuangan Desa

0
794
PEMBENTUKKAN TIM: Suasana rapat pembentukkan Tim Pembina Pelaksanaan dan Monitoring Keuangan Desa di ruang rapat II Kantor Bupati Bintan. F-humas/pemkab bintan

BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bentuk Tim Pembina Pelaksanaan dan Monitoring Keuangan Desa, Rabu (15/3) di ruang rapat II Kantor Bupati Bintan.

Pembentukkan langsung dipimpin Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bintan Drs Adi Prihantara MM.

Pembentukkan tim itu, untuk membinaan dan monitoring (pengawasan) terhadap pengelolaan keuangan desa.

”Hal itu adalah prioritas yang harus dilaksanakan seefektif mungkin, dan harus mendapat dukungan penuh dari instansi terkait,” tegas Adi Prihantara, kemarin.

Menurutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelola keuangan desa masih sangat minim, dan ini menjadi salah satu kelemahan yang ada.

Baca Juga :  Motor Baru Dukung Kinerja Bhabinkamtibmas

Ia mengharapkan, agar hal itu diatur kembali agar yang bertanggung jawab atas laporan penggunaan anggaran desa sepenuhnya kepada kepala desa dan bukan sekretaris desa.

”Ini merupakan pembinaan yang semestinya, dengan perencanaan yang baik dan jangan sampai ada simpang siur informasi,” jelasnya.

Ronny Kartika S STP selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menyampaikan, agar pembentukan tim pembina ini harus mempunyai kerangka kerja yang sistematis.

Ia mengingatkan, jangan sampai nantinya pembinaan ini hanya setengah jalan, dan tanpa monitoring yang berkesinambungan.

Baca Juga :  Pejabat Struktural Harus Memenuhi Standar Kinerja

”Kami mengajak Inspektorat, BPKAD dan OPD terkait, agar bersama-sama memberikan pembinaan yang tersusun dengan sistematika yang jelas,” tegasnya.

Ronny juga menambahkan, kepada seluruh camat yang ada, agar mampu memberikan prioritas pengelolaan keuangan desa.

Menurutnya, rencana pembentukan Tim Pembina Pengelolaan Keuangan Desa ini, sangat membantu tugas camat melakukan pembinaan kepada perangkat desa.

”Kami berharap agar koordinasi antara tim pembina dengan masing-masing kecamatan dapat terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Sehingga harapan bersama dalam pengelolaan keuangan desa untuk dapat memajukan desa tersebut, dapat terealisasikan sesuai perencanaan.

Baca Juga :  Butuh 18 Personel Setiap UPT

Sebelum mengakhiri rapat Adi Prihantara menambahkan, meminta OPD terkait secepatnya melakukan tindak lanjut dari hasil rapat, agar segera mungkin perencanaan dapat diaplikasikan.

”Lakukan pembinaan yang tepat, dan jangan ada lagi kebingungan dan kerancuan dalam membuat SPJ Desa. Supaya pembangunan desa sesuai dengan harapan masyarakat setempat,” tukasnya. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here