Pemkab Butuh Maskapai Penerbangan Reguler

0
518
MASKAPAI penerbangan Wings Air saat ujicoba landasan di Bandara Letung tahun lalu.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas mengambil langkah tegas, atasi kondisi transportasi udara yang statgnan menyusul tidak jelasnya operasional maskapai penerbangan Xpress Air.

ANAMBAS – Sehingga, Pemkab Anambas akan berupaya untuk mencari maskapai reguler lainnya untuk melayani rute Tanjungpinang-Matak PP. Sebab, sebulan belakangan ini pihak maskapai Xpress Air sering menunda keberangkatan secara sepihak.

Setelah itu, pihak Xpress Air tanpa mengembalikan Refund tiket milik penumpang yang batal terbang. Kondisi itu diperparah dengan alasan pesawat rusak, selain faktor kondisi cuaca.

Dengan alasan rusak, sehingga menjadi kekhawatiran masyarakat serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk faktor keselamatan. Bupati Kabupaten Anambas (KKA) Abdul Haris SH mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan dengan maskapai penerbangan lain yang mau beroperasi di Anambas.

Baca Juga :  Haris Perintahkan Gali Tugu Proklamasi

”Yang kita komunikasikan itu maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Namun kita tidak melupakan Xpress Air, sebagai maskapai Perintis apabila ini beroperasi bersama maka transportasi udara akan lancar,” Kata Haris, Senin (5/2).

Rencananya, penawaran itu untuk dua kali penerbangan sehari di Bandara Khusus Matak jika memang memungkinkan. Mengingat, pihak konsorsium mengizinkan sebanyak dua kali penerbangan dalam sehari asal di atas Pukul 01.00 WIB siang.

”Hari ini permintaan akan transportasi udara sangat tinggi, oleh karena dua maskapai cukup memadai untuk mengatasinya,” kata Haris.

Baca Juga :  Anak Putus Sekolah Dilatih

Langkah yang dilakukan ini, lanjut Haris, sebagai antisipasi agar persoalan seperti saat ini tidak kembali terulang. ”Hari ini kita kembali terisolir untuk ke pusat Ibu Kota Provinsi kesulitan, karena saat ini transportasi laut seperti feri belum beroperasi dan hanya berharap dari kapal pelni,” ujarnya.

Menariknya, kata Haris, untuk Bandara Letung maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menawarkan diri untuk beroperasi dan melayani transportasi udara di Anambas.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup KKA Drs Nurman M Si mengatakan, pada awalnya Sriwijaya Air itu masuk ke Letung. Namun dengan kondisi yang ada, pihaknya menyurati Sriwijaya untuk dapat beroperasi di Matak.

Baca Juga :  UPP Saber Pungli Gelar Rakor dan Evaluasi

”Kita minta cepat, agar transportasi kembali lancar,” jelas Nurman.

Nurman juga menyampaikan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan transportasi antar moda untuk melayani masyarakat dari Tarempa-Matak-Letung PP. Bahkan pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 4,5 milliar untuk membuat feri cepat dengan kecepatan 30 knot dengan seat minimal 30.

”Saat ini sedang menyiapkan proses perencanaan desain kapal. Untuk transportasi darat, pihaknya akan menyiapkan mobil pedesaan,” imbuhnya. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here