Pemkab Tak Tegas, Nelayan Kelimpungan

0
1068
Kapal kayu: kapal nelayan tampak berjejer sandar di pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan Anambas. f-indra/tanjungpinang pos

Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas khusus di Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian belum tegas dalam menertibkan pengurusan perizinan kapal.

Salah satu contoh yakni SIKPI (Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan). Nelayan merasa dirugikan, sebab hasil tangkapannya, kapal kargo tidak berani membawa keluar daerah lagi jika aturan itu ditertibkan.

Sejauh ini diduga masih banyak kapal yang mengangkut hasil tangkapan dari nelayan yang dijual ke luar daerah tidak memiliki SIKPI dan sosialisasi tentang peraturan ini juga terkesan dipaksakan.

Baca Juga :  PLN Cabut 1.375 Subsidi Listrik

Sejumlah nelayan merasa sangat dirugikan, kenapa tidak jika kapal yang selama ini melayani angkut ikan tidak dibenarkan membawa hasil tangkapan para nelayan, sudah pasti ikan yang sudah tertampung akan membusuk.

”Pada prinsipnya kami (nelayan, red) tidak paham tentang aturan-aturan. Kami hanya tahu bagaimana ikan kami bisa dikirim atau dibawa karena untuk kepentingan kehidupan bagi keluarga kami. Apakah Pemda mau tanggung hidup kami,” ungkap salah seorang nelayan Kecamatan Jemaja, Rahim kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (26/3).

Katanya, kapal kargo tidak dibenarkan membawa ikan lagi, mereka tidak mempersoalkan. Namun, larangan itu mestinya disertakan dengan solusi. Ia mencontohkan, mestinya kapal kargo dilarang, pemda sudah siapkan kapal khusus untuk mengangkut ikan.

Baca Juga :  Desa Lingai Gagal Gelar Pilkades

Kata Rahim, ia yakin hal itu sulit diwujudkan apabila kapal khusus angkut ikan disediakan dan hanya mengangkut ikan saja.(Indra Gunawan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here