Pemko Nunggak Listrik, SWRO Mati

0
521
Sekrataris Daerah Kota Tanjungpinang Riono, Rudi Chua, Heru Sukmoro, FKDP dan utusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mencoba air SWRO langsung diminum saat peresmian.

TANJUNGPINANG – Pelayanan air bersih ke masyarakat yang disuplai Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Batu Hitam Tanjungpinang terhenti sementara.

Air tak bisa diproduksi bukan karena mesinnya rusak, namun karena tidak ada listrik. Sebab, petugas PLN Rayon Tanjungpinang Kota telah memutus aliran listrik ke SWRO sejak, Kamis (31/5) sore, hingga berita ini diterbitkan, Sabtu (1/6).

Terkait hal ini, Sekda Kota Tanjungpinang Riono menuturkan belum mengetahui kejadian tersebut. Riono mengaku, dirinya baru dapat informasi dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Tanjungpinang hanya terkait tunggakan tagihan listrik saja.

Baca Juga :  2018, Pelaku Curanmor Di Bawah Umur 10 Orang

Saat itu, Riono meminta agar segera diselesaikan dan dibahas bersama dengan pihak PLN.
Pemutusan dilakukan PLN karena Pemko Tanjungpinang selaku pengelola SWRO Batu Hitam, belum membayar beban tagihan listrik dua bulan terakhir dengan total biaya Rp129 juta.

”Saya sudah minta Kadis PU untuk menyelesaikan. Saya baru tahu kalau PLN memutuskan aliran listrik,” ujarnya singkat, Jumat (1/6).

Ia menilai, PLN harusnya tidak langsung memutus. Sebab, persoalan ini bisa dibahas bersama. Apalagi, air SWRO merupakan kebutuhan orang banyak.

Baca Juga :  DPRD Tetap Tolak Kenaikkan Pas Pelabuhan

Manager Rayon Tanjungpinang Kota, Riska Faniza mengakui, pihaknya melakukan pemutusan semantara aliran listrik ke meteran SWRO Batu Hitam karena belum mendapat kejelasan terkait pembayaran tagihan.

Pihak PLN, Kamis (31/5) kemarin sudah pergi ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tanjungpinang, hanya saja belum mendapat kejelasan terkait pembayarannya.

”Kita belum dapat kejelasan terkait pembayarannya, jadi untuk sementara diputuskan dulu hingga dapat kesepakatan pembayaran kapan,” tuturnya.

Kedatangannya ke kantor tersebut juga sekaligus menanyakan tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) bulan Mei yang belum dibayar. Rencananya pemutusan listrik ke SWRO akan
dilakukan hingga, Senin (4/6) mendatang. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here