Pemprov Kepri Terima Bantuan Alkes dari BRRI Tiongkok

0
297

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menerima bantuan alkes berupa masker medis dari BRRI  (The Belt and Road Research Institute (Shenzhen) for International Corporation and Development)  Tiongkok.

BRRI adalah lembaga riset jenis baru di Tiongkok yang memiliki sumber daya akademis yang kaya dari universitas, lembaga riset di dalam dan luar negeri, dan memiliki cabang yang luas, seperti di Singapura, Kazakhstan, Malaysia, Finlandia, Laos dan negara-negara yang lain.

Donasi ini diusulkan oleh penasihat senior BRRI Prof. Huang Bo dari Tiongkok dan Prof. Michael Gautama  Senior Advisor BRRI yang juga Kepala Kadin Indonesia untuk Singapura.

Bantuan di terima  secara langsung oleh plt. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto yang juga Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, pada Senin 18 Mei 2019 di Kantor Gubernur Dompak Tanjungpinang Kepri. Penyerahan tersebut disampaikan oleh M. Ikhsan Fansuri yang mewakili Senior Advisor BRRI Prof. Michael Goutama. Masker yang disumbangkan berjumlah 100.000 buah, yang merupakan bagian dari pasokan 1 juta masker bedah medis dan 240 termometer inframerah medis bernilai sekitar Rp 10 miliar yang diberikan oleh BRRI kepada pemerintah RI melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Invesatasi RI.

Isdianto menjelaskan bahwa bantuan ini akan disalurkan ke rumah sakit – rumah sakit, laboratorium, termasuk relawan dan masyarakat yang membantu penanganan dan penanggulangan wabah covid 19 di Provinsi Kepulauan Riau.

“Masker ini bagus untuk tenaga medis, Kami mengucapkan terima kasih kepada BRRI dari Tiongkok dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, yang telah membantu kami dalam penanggulangan Covid 19 ini dengan mengirimkan 100.000 masker medis, bantuan ini akan segera kami salurkan supaya di pergunakan untuk membantu penanganan wabah Covid-19 ini” jelas Isdianto.

Ikhsan Fansuri menambahkan, bahwa bantuan tersebut awalnya di kirim dari Tiongkok ke Jakarta, melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

“Kami menjemput bantuan tersebut di Jakarta tanggal 16 Mei kemarin, setelah itu baru kami terbangkan kembali ke Tanjung Pinang” ungkap Ican, nama panggilan Ikhsan Fansuri.

Sementara dihubungi terpisah dari Singapura Prof. Michael Goutama, Senior Advisor BRRI yang Juga Kepala Kadin Indonesia untuk Singapura menjelaskan, penyakit menular adalah tantangan kemanusiaan.

Seratus tahun yang lalu, jutan manusia meninggal karena Spanish Flu. Sejak itu ada banyak episode penyakit menular seperti SARS, H5N1, H1N1, EBOLA, AIDS dan lain lain.

Saat ini dunia sedang menghadapi penyakit menular yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang disebut Covid-19 yaitu SARS-2, inilah saatnya bagi bangsa – bangsa dan warga dunia untuk bersama sama memerangi penyakit ini dan mengubah gaya hidup dan cara kita menangani hewan karena banyak virus berasal dari mereka.Virus COVID 19 diduga berasal dari pencampuran antara dua hewan yang menghasilkan mutasi RNA virus Corona.

“Tiongkok dan Indonesia memiliki 70 tahun hubungan dan persahabatan, BRRI ingin bergandeng tangan untuk menghadapi tantangan yang di hadapi Indonesia sekarang, donasi saat ini menandakan perhatian, hati dan tindakan kongkrit dalam mendukung Indonesia memerangi Covid 19 dan kesehatan masyarakat” pungkas Michael Goutama. (*/bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here