Pencuri 600 Dolar Dibekuk Polisi

0
523
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin bersama pelaku pencurian uang dolar, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Mayanti alias Maya (47), pelaku pencurian uang 600 dolar Singapura atau sekitar Rp6,5 juta, dibekuk jajaran Polsek Tanjungpinang Barat.

TANJUNGPINANG – Korbannya adalah Dian warga Batu 10 Tanjungpinang. Dian dan Maya saling kenal. Dulu, dari pengakuan pelaku ia pernah berpacaran dengan pakle atau paman korban.

Menurut Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin awalnya mereka bersama janjian ingin pergi ke Singapura. Mereka berangkat dari rumah pelaku menuju rumah makan Taliwang dekat Ramayana Tanjungpinang untuk makan siang. Setelah makan siang, korban dan pelaku kembali ke salah satu hotel.

Baca Juga :  Cegah Penyakit DBD, Warga Gelar Goro

”Istirahat sebentar, pelaku mengajak korban pergi ke Morning Bakery untuk membeli oleh-oleh untuk di bawah ke Singapura,” katanya Kamis (15/11).

Kapolsek menyebutkan, sesampai di Morning Bakery korban meletakkan tasnya yang berisi uang dolar di kursi dan pergi mengambil kue untuk dimakan bersama pelaku.

”Selesai mengambil roti, korban kembali ke meja tempat duduk awalnya, dan melihat tasnya sudah berpindah tempat,” sebutnya.

Curiga, karena tasnya sudah pindah tempat, korban langsung mengecek isi dalam tas, namun dompet yang berisikan uang dan handphone hilang. Sedangkan Maya juga hilang di lokasi.

Baca Juga :  Berbuka Sambil Beramal di Comforta Hotel

”Korban mengecek pelaku ke toilet dan parkiran namun sudah tidak ada. Atas kejadian itu korban melapor kejadian tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, dari laporan itu anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka di Kampung Bukit Batu Bintan Buyu.

”Barang bukti yang diamankan dari tersangka lima lembar uang Singapura pecahan 50 dolar, dua handphone dan satu sepeda motor,” tuturnya.

Usai ditangkap, Maya mengaku mengambil uang tersebut untuk membayar utang ke paman korban. Karena paman korban pernah hidup bersama selama enam tahun. ”Itu untuk bayar utang paklenya (paman), bukan untuk makan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Sensor Ketinggian Air Jangan Dirusak

Sementara, korban menjelaskan tersangka dan pamannya itu pacaran bukan menikah dan selama ini ia tidak pernah berutang sama dia. ”Dulu dikenali itu pacar bukan istri dari pakle,” pungkasnya. (RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here