Pendapatan Pedagang Bincen Turun 50 Persen

0
784
MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang Bincen, Rizal sedang menunggu pembeli. Kini sepi pembeli menyebabkan omzet menurun dari tahun sebelumnya.F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Kondisi ekonomi yang belum stabil juga berdampak pada pedagang. Hal ini seperti diutarakan salah satu pedagang sayuran Bincen, Rizal kepada Tanjungpinang Pos. Kondisi tahun ini, bahkan dinilai lebih merosot daripada tahun lalu. Dituturkannya, omzetnya bahkan turun sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya.

”Penurunan sangat terasa di 2017 ini, bila dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya. Tahun 2016 lalu, ia bisa mendapat omzet dari berjualan setiap hari sekitar Rp 300 ribu. Sedangkan, sekarang hanya mencapai Rp 150 ribu per hari. Penurunan pendapatan berjualan, menurutnya, dikarenakan faktor ekonomi yang belum stabil di tahun 2017. Sehingga para pedagang juga mengalami dampaknya.

Baca Juga :  KPIHT Gelar Pameran Ikan Hias dan Cupang

”Macam mana mereka mau belanja banyak, kalau tidak ada uang,” kata Rizal mengerti kondisi ekonomi saat ini. Meskipun masyarakat memiliki pendapatan, namun kini masih berfikir untuk belanja yang berlebihan. Tentu masih ada kebutuhan lain yang ingin dipenuhi.

”Masyarakat seperti menggenggam uang begitu. Karena berfikir mau belanja untuk hal-hal yang bukan mendesak atau kebutuhan pokok,” terangnya. Apalagi menjelang persiapan masuk sekolah, kebayakan masyarakat fokus menyediakan hal tersebut. Ia berharap, tahun 2017, kondisi ekonomi di Tanjungpinang, bisa lebih baik dari tahun ini. Sehingga daya beli masyarakat meningkat.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here