Pengurus TP-PKK Tidak Boleh Berpolitik

0
639
PENASIHAT TP-PKK Kepri Hj Noorlizah Nurdin foto bersama dengan Ibu Negara Hj Iriana Jokowi usai menghadiri rapat koordinasi Tim Penggerak PKK se-Indonesia Tahun 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (10/4).f-istimewa/humas pemprov kepri

JAKARTA – Penasehat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kepri, Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengatakan, program-program peningkatan kesejahteraan keluarga harus terus dimaksimalkan seluruh kader. Peningkatan kesehatan juga harus diutamakan, terutama di kalangan kaum perempuan.

”Sesuai pesan Ibu Negara, kita semua semakin fokus pada semua program-program pokok yang telah digariskan dalam organisasi PKK,” kata Noor Lizah usai menghadiri rapat koordinasi Tim Penggerak PKK se-Indonesia Tahun 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (10/4).

Rapat ini dibuka langsung oleh Ibu Negara Hj Iriana Jokowi. Istri Wapres Hj Mufidah Kalla dan Ketua Umum TP PKK Erni Tjahjo Kumolo yang juga Ketua Umum Oase Kabinet Kerja. Dari Kepri hadir juga Ketua TP PKK Provinsi Kepri Riawina Azman Taufik serta Ketua TP Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, kabupaten/kota se-Kepri.

Baca Juga :  Daerah Fokus Bangun Infrastruktur

Menurut Noor Lizah TP PKK Kepri saat ini semakin fokus pada program kesejahteraan, ekonomi keluarga dan memanfaatkan keahlian masyarakat. Pola asuh remaja juga mendapat perhatian serius dari PKK Kepri.

Untuk kesehatan, TP PKK Kepri memang fokus permasalahan kanker serviks. Beberapa kali dilaksanakan penyuluhan dan pencegahan dini kanker leher rahim tersebut. Selain itu, PKK Kepri juga menggiatkan program lingkungan, dengan semangat pemanfaatan halaman indah asri. Soal pengelolaan lahan ini, PKK Kepri sudah dimulai sejak pelantikan. Mereka dilantik ole Gubernur H Nurdin Basirun di kawasan pertanian Wacopek Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Noor Lizah Ingin Menu Balita Diperbanyak

Saat membuka rapat ini, Ibu Negara Hj Iriana membacakan sambutan bertema ‘Sinergitas Program PKK Mewujudkan Keutuhan dan Kerukunan Keluarga Sebagai Perekat Bangsa’.
Iriana berpesan bahwa di PKK tidak boleh berpolitik. Semuanya murni di kegiatan PKK. ”Walaupun suaminya berpolitik, ibu-ibu PKK tidak boleh berpolitik,” pesan Iriana.

Iriana berharap rakor TP PKK menjadi wadah bertukar informasi sesana pengurus PKK di seluruh Indonesia. Hal yang sama juga disampaikan Noor Lizah kepada pengurus TP-PKK di seluruh Kepri. Pada rapat ini, Noor Lizah berpesan agar dimanfaatkan untuk saling tukar informasi dengan kader PKK dari daerah lain. Sehingga jika ada hal-hal positif yang bisa memberdayakan masyarakat bisa diadaptasi di Kepri. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here