Penumpang Lebih, Bayaran Juga Lebih

0
965
DIAMANKAN: Tim Saber Pungli Tanjungpinang mengamankan pegawai KSOP Tanjungpinang, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Tim Saber Pungli Tangkap Pegawai KSOP Tanjungpinang 

Tersangka pelaku dugaan pungutan liar (Pungli) di Kepri kian banyak yang ditangkap. Terakhir, pegawai Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang Herbert yang diamankan, Senin (1/5).

TANJUNGPINANG – SEBELUMNYA, kasus pungli yang sudah ditangani Tim Saber Pungli di Kepri melibatkan anggota polisi, kemudian pengurusan KTP-el di Batam, kasus di Roro, BUMD Tanjungpinang, uang perpisahan anak sekolah di Bintan dan KSOP Tanjungpinang.
Herbert, pegawai KSOP Tanjungpinang diamankan Tim Saber Pungli Polres Tanjungpinang di pelabuhan, kemarin.

Tim Saber yang sudah mencium adanya pungli di pelabuhan langsung menyelidiki dugaan tersebut. Tim pun berhasil mengamankan satu pegawai KSOP yang waktu itu bertugas sebagai petugas piket pendataan para penumpang.

Dari petugas itu, tim mengamankan uang Rp 2.650.000. Selain uang, Tim Saber juga mengamankan satu buku catatan yang digunakan petugas piket untuk mendata para penumpang kapal.

Baca Juga :  Isdianto Jenguk Nurdin di Polres

Modus yang dilakukan petugas KSOP yang bertugas mendata jumlah penumpang, apabila ada kelebihan penumpang di kapal, maka agen kapal akan membayar uang kelebihan penumpang kepada petugas. Selain itu, setiap kapal yang berlayar diwajibkan membayar kepada petugas untuk mengurus surat izin berlayar.

Herbert langsung digiring petugas ke Kantor Kepolisian Kawasan Pelabuban SBP. Dari sana polisi langsung membawa Herbert ke Satreskrim Polres Tanjungpinang untuk dimintai keterangan.

Bukan hanya Herbert yang datang ke Satreskrim, agen kapal Marina juga ikut dipanggil polisi dan Kepala KSOP Tanjungpinang Sutoyo beserta stafnya untuk dimintai keterangan.
Di Satreskrim Polres Tanjungpinang, para saksi diperiksa secara terpisah yakni di ruangan Tipiter, Tipikor dan Pidum.

Baca Juga :  Dilatih Jadi Pemuda Andal, Siswa SMAN 10 Batam Ikuti Komsos

Kapolres AKBP Joko Bintoro membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pelabuhan SBP. Barang bukti yang diamankan baik itu uang dan bukti catatan.

”Kita sedang mengamankan satu orang yang betul-betul tertangkap dengan OTT. Ada beberapa saksi yang diamankan yang memberi uang kepada Herbert. Mereka merupakan agen kapal yang memberikan uang dengan modus menyetor uang untuk surat perjalanan kapal.

”Saksi yang diamankan ada empat orang, saat ini sedang kita periksa,” katanya.

Kapolres menyebutkan, modusnya mereka menyetor uang untuk perjalanan kapal. Petugas ini bertugas sebagai yang mengecek penumpang kapal yang akan berangkat. Apabila ada kelebihan penumpang, berarti ada uang yang lebih kepada petugas KSOP.

”Baru satu yang kita amankan petugas berinisial HS,” ungkapnya.

Baca Juga :  Maskapai Asing Lirik Bandara Busung

Untuk berapa lama beraksi pihaknya masih memeriksa dari buku catatan. Uang yang diamankan sekitar Rp 2.650 ribu untuk kapal domestik. Pegawai yang diamankan belum ditetapkan sebagai tersangka. Joko menjelaskan, saat ini, pihaknya belum bisa menetapkan status tersangka.

”Kita masih duga melakukan pungli dan masih kita periksa. Apakah ada dugaan aliran dana ke atas, saat ini masih satu yang kita amankan berinisial HS,” katanya.

”Ini masih sidik, kita belum tetapkan tersangka terhadap HS, masih ada waktu 1×24 dalam menentukan tersangka dan kita masih mengumpulkan barang bukti,” ujarnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here