Peran Sekolah Tinggi Islam Sebagai Benteng Peradaban Dunia

0
949
Betricia Yohana, T, M.Pd

Oleh: Betricia Yohana, T, M.Pd
Dosen STAI MU Tanjungpinang

Harapan menjadi sarjana merupakan cita-cita yang mulia. Apalagi sarjana yang dibekali pengetahuan akhlak yang mulia. Sayangnya, sejumlah perguruan tinggi berbasis agama bukan menjadi pilihan utama bagi mayoritas tamatan SLTA sederajat. Padahal, sarjana tamatan perguruan tinggi agama dibutuhkan sebagai pendidik di sekolah umum dan menjadi prioritas di sekolah agama. Termasuk di Kepulauan Riau. Dari mayoritas perguruan tinggi di Kepri umumnya merupakan perguruan tinggi umum, hanya sebagian kecil yang berbasis Agama Islam.

Kuliah di Perguruan tinggi agama tidak hanya untuk menjadi guru agama saja. Ada banyak jurusan yang tersedia. Selain ada jurusan keguruan, juga punya jurusan ekonomi, hukum bahkan bahasa asing. Setelah tamat, selain bisa berkompetisi dengan sarjana umum, juga sudah memiliki kemampuan khusus dalam agama, seperti mampu berdakwah dengan baik.

Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia merupakan wahana yang penting dalam pembentukan peradaban Indonesia masa depan. Eksistensinya mesti terus berkembang termasuk di era globalisasi sekarang. Era global, ditandai oleh berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :  Good and Clean Governance Itu Suatu Keharusan

Sama seperti universitas dan institut, peguruan tingi berbentuk Sekolah Tinggi merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik, pendidikan vokasi, dan juga profesi. Bedanya, sekolah tinggi mengadakan hanya satu rumpun Ilmu Pengetahuan dan teknologi.

Tentu saja teknologi yang diajarkan di Perguruan Tinggi Agama Islam selalu merekonstruksi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan nilai-nilai Islam. Mendidik dan mengembangkan sumber daya insani yang islami pada semua strata pendidikan melalui berbagai bidang ilmu.

Semua untuk membangun generasi khaira ummah (umat terbaik) dan kader-kader ulama tafaqquh fiddin, dengan mengutamakan kemuliaan akhlak. Kualitas kecendikiawanan dan kepakaran di perguruan Tinggi Agama tentu punya standar tertinggi. Agar siap melaksanakan tugas kepemimpinan umat dan dakwah, mengembangkan pengabdian kepada masyarakat dalam membangun peradaban Islam menuju masyarakat sejahtera yang dirahmati Allah SWT.

Baca Juga :  Menimbang Duet Lis-Maya

Mahasiswa di Perguruan Tinggi Agama juga selalu diarahkan untuk mengikuti sertifikasi-sertifikasi. Tujuannya agar kualitas mahasiswa semakin baik, sehingga mampu bersaing di luar kampus. Tentu salah satu harapanya agar setiap sarjana lulusan perguruan tinggi agama memiliki keterampilan yang baik hingga lebih mudah mendapatkan pekerja dibanding lulusan umum serta punya kesempatan yang bagus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan ke tingkat Doktor.

Konsentrasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi Agama Islam harus terus ditingkatkan, agar bisa berbanding lurus dengan perkembangan teknologi, hingga bisa mengawal dan mengantisipasi dampak buruk akibat pesatnya perkembangan jaman di era milinial ini.

Maraknya beredar berita hoaks, serta informasi yang berbau pornografi pada sistem informasi yang masif saat ini harus bisa ditangkal. Tidak cukup hanya dengan pengetahuan umum dalam menghadangnya, namun perlu nilai akidah yang baik dalam penyaringan.

Baca Juga :  Genjot Pariwisata untuk Dulang Devisa

Akidah merupakan landasan setiap perilaku orang hidup beragama. Oleh sebab itu mempelajari akidah Islam sangatlah bermanfaat untuk memperoleh petunjuk hidup yang benar, agar selamat dari pengaruh kepercayaan yang akan membawa kerusakan dan jauh dari kebenaran, untuk memperoleh ketenangan hidup yang hakiki karena ada hubungan batin dengan sang pencipta. Selain itu, agar tidak mudah terpengaruh dengan dunia yang sifatnya sementara karena yang kekal adalah akhirat, dan yang utama tentu untuk bisa mendapat jaminan surga.

Jika Peradaban Islam meningkat pesat akan menguntungkan semua karena agama Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin. Artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here