Pertunjukan Musik Angklung Hibur Pengunjung Taman

0
127
Penampilan komunitas seni musik angklung di Taman Revolusi Mental (TRM) berada di sebelah kantor Dishub Kota Tanjungpinang kawasan Bintancentre, Sabtu (13/7) malam. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos
Taman Revolusi Mental (TRM) berada di kawasan Terminal Sungai Carang Tanjungpinang, mulai ramai dikunjungi masyarakat, Sabtu (13/7) malam.

TANJUNGPINANG – Malam itu ada pagelaran musik angklung berhasil menghibur pengunjung (masyarakat). Taman ini awalnya terbengkalai dan sampah-sampah berserahkan karena tidak dirawat oleh pemerintah daerah.

Kehadiran komunitas musik tradisional disambut oleh pengunjung taman berada di kawasan Komplek Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang. Rencananya, setiap malam minggu, banyak komunitas akan menggelar acara untuk menghibur para pengunjung secara bergiliran.

”Baguslah setiap malam ada cara di taman tersebut. Bisa menghibur masyarakat saat berkunjung di taman ini (TRM, red). Selama ini taman itu tidak terawat,” ucap Siska, salah satu pengunjung TRM kepada Tanjungpinang Pos saat berada di taman tersebut.

Siska berharap, kegiatan positif yang menghibur masyarakat bisa dipertahankan. Jangan hanya dilakukan atau ditampilkan pada Sabtu (13/7) malam ini saja. Ia berharap setiap malam ada kegiatan di taman itu. ”Kalau bisa seterusnya, setiap malam minggu. Biar masyarakat (pengunjung, red) dihibur oleh musik tradisional,” harap dia.

Penampilan musik tradisional, kata Tonon, salah satu pengunjung TRM juga berharap, pemerintah untuk selalu mensuppot atau memberikan dukungan kepada komunitas memiliki kegiatan yang positif untuk menghibur masyarakat. Salah satunya komunitas musik tradisional.

”Boleh zaman berubah tapi musik tradisional kita di Tanjungpinang tak boleh punah,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan dan Penataan Taman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Syamsul Bahri langsung memberikan apresiasi kepada komunitas musik angklung, yang sudah menghibur pengunjung TRM. Sebab, tanpa dibayar komunitas musik angklung mau menghibur masyarakat yang datang hingga berkunjung di TRM.

”Bagus. Antusias masyarakat (pengunjung, red) sangat luar biasa,” ucap Syamsul.

Semua ini, kata mantan Lurah Pinang Kencana ini, atas kerjasama Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) Kota Tanjungpinang dan komunitas musik angklung. Dengan pertunjukan ini, masyarakat mulai berkunjung di TRM.

Sebelumnya, kondisi TRM sangat memprihatinkan. Sebab, taman tidak terawat. Ditambah lagi, tidak ada aktifitas di TRM pada malam hari.

”Alhamdulillah, di kegiatan perdana kita ini, ramai,” terang dia.

Tidak menuntut kemungkinan, lanjut Syamsul, komunitas seni bisa ikut bergabung untuk meramaikan hingga menghibur pengunjung di TRM.

”Insya Allah, kita buat setiap malam minggu ada pertunjukkan di TRM. Ini tidak luput dukungan dari semua pihak. Agar bisa terwujud,” harap dia.

Ditambah Ketua KPL Kota Tanjungpinang, Tomi Darlius mengatakan, penampilan komunitas musik angklung salah satu niat awal, untuk menghidupkan suasa di TRM yang selama ini tidak ada aktifitas pada malam hari.

Kemudian, kegiatan tersebut, lanjut Tomi, mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan.

Selain lingkungan, masyarakat untuk cinta dan peduli dengan taman yang sudah disediakan dan dibuat oleh pemerintah.

Cara untuk cinta taman dan peduli dengan lingkungan, menurutnya, sangat mudah dan gampang. Asal ada niat dari diri sendiri. Yaitu, adalah untuk tidak membuang sampah disembarang tempat. Baik itu di lingkungan tempat tinggal maupun taman. Tujuan taman untuk edukasi.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here