Pilwako Berasa Bagai Pilgub Kepri

0
1672
Suradji

Jelang Pilkada Tanjungpinang 2018

TANJUNGPINANG – Aroma Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang pada Pilkada Serentak, Juni 2018 mendatang sudah terasa.

Pemilihan Wali Kota merupakan pemilihan serentak gelombang ketiga setelah 2015 dan 2017, yang akan dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang. Meski dilaksanakan pada Juni 2018, tapi tahapan penyusunan anggaran Pilwako sudah mulai disusun 2017 sehingga harus masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun depan.

Akhir-akhir ini, ada beberapa nama yang muncul serta menyatakan diri siap maju pada Pemilihan Wali Kota 2018, seperti H Lis Darmansyah, H Syahrul, Ade Angga, Husnizar Hood, Rudi Chua.

Menurut Pengamat politik dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Adji Suradji Muhammad aroma Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang mulai terasa di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang. Masyarakat Tanjungpinang mulai membahas, siapa saja yang akan maju di pilkada. Bahkan masyarakat berharap agar Lis-Syahrul harus head to head di pilkada nanti.

Baca Juga :  DPD Gerindra Kepri Ingin Prabowo Jadi Ketum

Ada juga ANS dilingkungan Pemko Tanjungpinang, termasuk kepala OPD, merasa lega karena masa kepemimpinan Lis-Syahrul habis Januari 2018, sedangkan pilkada mulai Juni 2018 mendatang. Ia memprediksikan pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang akan mengarah seperti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu.

”Saya lihat nanti pilkada Tanjungpinang terasa pemilihan Gubernur Kepri lalu,” kata Suradji kepada Tanjungpinang Pos, Senin (2/5).

Ia melihat sampai saat ini hanya ada dua kekuatan besar yang sedang melakukan komunikasi politik menjelang Pilwako Tanjungpinang mendatang. Dua kekuatan tersebut, datang dari partai politik (Parpol) pengusung Ahok dan Anies saat Pilgub di Jakarta, kemarin.

Baca Juga :  Kumpulkan KTP Dukung Ernest

”Apa lagi ini tinggal menghitung beberapa bulan lagi akan digelar pilkada Tanjungpinang,” ucap dia.

Menurutnya, para parpol sudah melakukan komunikasi politik bersifat sailent. Publik belum mengetahui, sejauh mana komunikasi politik yang sudah berlangsung dilakukan parpol di Kota Tanjungpinang. Baik itu, PDI Perjuangan, PKS, Partai Hanura, PKB, PPP, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra dan parpol lainnya.

Belum ada parpol yang berani mendeklarasikan kadernya sebagai calon Wali Kota atau calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang di Pilwako Tanjungpinang mendatang. Alasannya, parpol di Tanjungpinang sedang menunggu keputusan dari DPP masing-masing partai.

”Saya rasa mereka (parpol, red) sedang menunggu momen yang pas terkait perkembangan politik di Tanjungpinang seperti apa. Mereka akan melihat trens politik secara nasional, dan arah gerakan partai yang mengarah di dua kubuh terjadi di Jakarta,” sebut dia.

Baca Juga :  PPP Tanjungpinang Incar Satu Fraksi

Bobby Jayanto, Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang, melihat pilkada Kota Tanjungpinang bakal sengit. Selain satu-satunya pilkada di Kepri, Tanjungpinang juga sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri. Bakal para petinggi parpol di Kepri pasti turun gunung ke Tanjungpinang.

”Kita lihat perkembangan setelah lebaran ini. Setelah lebaran baru kelihatan calon-calon yang akan maju,” tegasnya. Tapi, ia memprediksikan ada tiga calon yang bakal berkompetisi nanti. Ketiganya calon yang didukung partai politik.

”Saya belum melihat calon perorangan atau independen melakukan pendekatan di tengah masyarakat,” tegasnya.(ANDRI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here