Polisi Intai Jaringan Narkoba, 1,5 Bulan

0
378
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga didampingi Kapolres Bintan Boy Herlambang konferensi pers penangkapan Narkoba jenis Sabus eberat 118,3 kilo gram, Rabu (4/9).

BINTAN – Jajaran Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara telah melakukan pengintaian sekitar 1,5 bulan terakhir, terkait kasus Narkoba jaringan internasional tersebut. Pihak kepolisian mengamankan sabu-sabu seberat 118,3 kilo gram pada Jumat (30/8) kemarin.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga didampingi Kapolres Bintan Boy Herlambang serta jajarannya menuturkan saat jumpa pers di Mapolres Bintan, Rabu (4/9) pagi.

AKBP Boy mengatakan, pengungkapan kasus Narkoba ini merupakan terbesar di Bintan. Dengan berat kotor sabu-sabu yang diamankan sekitar 125 kg dengan 120 bungkus plastik berbagai ukuran.

Baca Juga :  Lis Perhatikan Semua Budaya Daerah

“Berat bersihnya 118,3 kg,” tuturnya.

Ia menuturkan, ada tiga tersangka yaitu ZH, JF dan SY. Sabu tersebut ditemukan di rumah JF yang beralamat di Jalan Antasari Gang Riang, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluksebong.

Ia menjelaskan, sabu tersebut dikirim dari Malaysia ke Bintan melalui perairan Senggiling, Teluksebong. Pengiriman sabu tersebut secara bertahap.

“Ada lima kali mereka berhasil mengirimkan sabu ini ke Sumatera hingga Jawa. Ini yang ke enam tertangkap dan merupakan yang terbesar dari aksi mereka,” jelas Boy sembari menegaskan sebuah pistol yang ditemukan di rumah ZH di Berakit merupakan air Softgun dan bukan pistol asli. Kombes Pol Erlangga mengapresiasi kerja jajaran polisi di Bintan.

Baca Juga :  Edaran Bupati, Ditiadakan Salat Tarawih Berjemaah

Menurutnya, perlu pengawasan ekstra di Kepri mengingat daerah rawan peredaran Narkoba. Kondisi geografis yang dikeliling lautan dan banyaknya pulau menjadi pintu masuk barang-barang terlarang tersebut. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here